Perselingkuhan Finansial
(Ilustrasi: yourtango.com)

Sabigaju.com – Perselingkuhan tidak hanya terbatas pada urusan hati dan body semata. kamu harus tahu bahwa ada istilah perselingkuhan finansial.

Hal ini bisa terjadi manakala kamu dan pasangan bersepakat menabung sejumlah uang dari penghasilan tetap, tapi kamu menggunakan separuh uang tabungan untuk belanja. Nah, itu sudah termasuk perselingkuhan finansial.

Perselingkuhan finansial juga bisa terjadi saat kamu melakukan pembelian diam-diam untuk hobi dan elektronik. Sementara pasanganmu juga diam-diam membeli baju, sepatu, dan hadiah untuk keluarga dan teman.

Seperti halnya perselingkuhan body ataupun hati, perselingkuhan finansial memiliki efek sama dalam hal merusak pernikahan.

BACA JUGA: Perselingkuhan Hati dan Body Sama Jahatnya 

Penelitian Soal Perselingkuhan Finansial

Dalam ulasan yang dimuat di Journal of Financial Therapy, mengatakan ‘perselingkuhan finansial’ adalah nyata dan didefinisikan sebagai “segala penipuan keuangan yang disengaja antara dua atau lebih individu”.

Kabar buruknya, dua puluh tujuh persen orang melakukan hal tersebut.

Menurut penelitian ini, ada 13 perilaku berbeda yang merupakan ciri-ciri selingkuh finansial:

1. Berpura-pura barang yang baru dibeli sudah dibeli lama

2. Mengatakan kamu membeli sesuatu yang didiskon tetapi ternyata tidak diskon

3. Menyembunyikan pembelian dan struk belanja

4. Mengambil uang dari tabungan tanpa memberi tahu pasangan Anda

5. Menyembunyikan laporan kartu kredit

6. Memiliki kartu kredit rahasia

7. Memiliki simpanan uang rahasia

BACA JUGA: Hobi Jalan-Jalan Dapat Picu Perselingkuhan 

8. Menyembunyikan utang

9. Menjaga kenaikan gaji atau bonus sebagai rahasia

10. Menghabiskan uang untuk anak-anak secara rahasia

11. Melakukan judi secara sembunyi

12. Berbohong tentang harga pembelian (mirip dengan berbohong tentang diskon)

13. Mengajukan kebangkrutan tanpa memberi tahu pasanganmu

BACA JUGA: Melakukan Perselingkuhan di Era Digital, Kenali Micro Cheating 

Para peneliti juga mencatat beberapa ciri orang-orang tertentu yang cenderung tidak melakukan selingkuh finansial.

Penelitian ini menghasilkan hipotesis dimana tingkat kepuasan pasangan dan kehidupan rumah tangga akan lebih rendah pada mereka yang pernah mengalami selingkuh finansial.

Individu yang terorganisir dan dapat diandalkan biasanya tidak menyimpan rahasia keuangan dari pasangan mereka.

So, biar nggak terjerumus lebih dalam dalam lembah perselingkuhan finansial, maka, pasangan sebaiknya tahu asal pemasukan keuangan, berapa jumlah uang  yang disimpan dan sudah dikeluarkan, jumlah utang dan nilai aset berikut investasi yang dimiliki.(Sbg/Rig)

Comments