Boros
Kaum Milenial kaum milenial dianggap boros lantaran mereka lebih mementingkan hal-hal jangka pendek dibandingkan yang bersifat jangka panjang.Ilustrasi. (Pixabay)

Sabigaju.com – Belum lama ini sebuah laporan menunjukan bahwa kaum milenial dianggap boros lantaran dalam hal keuangan mereka lebih mementingkan hal-hal jangka pendek dibandingkan yang bersifat jangka panjang.

Lewat laporan yang disusun berdasarkan data penggunaan kartu kredit Bank of America Merrill Lynch yang dikutip Weforum.org baru-baru ini, menyebutkan bahwa pola pengeluaran kaum milenial berdasarkan bahwa uang milik milenial di Amerika Serikat dihabiskan untuk makan di restoran ataupun cafe.

BACA JUGA: Pria Mampu Menghabiskan Uang Lebih Banyak Saat Belanja Pakaian

Baby Boomers Lebih Nyantai

Laporan itu juga menyebut bahwa kaum milenial boros menghabiskan pengeluaran sebanyak 23,8 persen untuk makan di restoran melebihi generasi lainnya seperti generasi X yang hanya mengeluarkan 17,7 persen ataupun para baby boomers yang hanya berjumlah 12,8 persen.

Bahkan para generasi baby boomers lebih memilih menghabiskan 27,2 persen pengeluarannya untuk membeli bahan makanan dan mengolahnya di rumah.

Seakan mendukung hasil dari laporan yang dilakukan Bank of America Merrill Lynch, sebuah survei lain juga dilakukan laman Huffington Post mendapatkan hasil yang menunjukan kaum milenial di Asia juga boros karena lebih sering makan di luar rumah.

Dalam laporan itu dijelaskan alasan milenial memilih ke restoran pada dasarnya karena milenial menganggap faktor kesehatan dan kualitas bahan makanan salah satu faktor penting.

BACA JUGA :

Jangan Asal Belanja! Fast Fashion Punya Dampak Buruk Terhadap Lingkungan 

Jalan-Jalan Cari Makan dan Gonta Ganti Restoran Imbasnya ke Bensin

Kegiatan kaum milenial untuk jalan-jalan cari makan atau gonta ganti restoran tentunya menguras kantongnya dan mengambil porsi pengeluaran yang cukup tinggi untuk bahan bakar kendaraan.

Ilustrasi. (Pixabay)
Ilustrasi. (Pixabay)

Lewat data dari penggunaan kartu kredit Bank of America Merrill Lynch, kaum milenial di Amerika menghabiskan 10,8 persen dari pendapatannya untuk bensin sedangkan di sisi lain, baby boomer tampaknya lebih memilih untuk menghabiskan waktu di rumah sehingga pengeluaran untuk bensin hanya sebesar 6,7 persen dari pendapatannya dan menjadi yang paling rendah dibandingkan generasi lainnya.

Belanja Busana dan Hobi yang Makan Biaya

Ilustrasi. (Pixabay)
Ilustrasi. (Pixabay)

Hal lain yang juga menjadi pos pengeluaran kaum milenial boros adalah kebiasaan berpakaian atau selera fashion para milenial.

Dalam laporan Bank of America Merrill Lynch, disebutkan bahwa kaum milenial membelanjakan sekitar 18,5 persen untuk belanja pakaian dan hobi.

Pos pengeluaran keuangan lain yang bisa dibilang boros adalah kegemaran mereka belanja gadget dan barang-barang elektronik. Sekitar 17,7 persen dari pengeluaran milenial berakhir di toko-toko elektronik

BACA JUGA: Hebohnya Belanja Gila-Gilaan di Momen Black Friday

Jika melihat pengeluaran milenial yang tinggi untuk makan di restoran hingga sering membeli pakaian, menunjukkan bahwa milenial banyak mengeluarkan uang pada hal-hal yang sebagian besar bersifat jangka pendek, komposisinya mencapai 70 persen.

Bersiaplah Sengsara!

Ilustrasi. (Pixabay)
Ilustrasi. (Pixabay)

Penelitian ini seharusnya membuat kaum milenial meninjau ulang pengeluaran mereka yang banyak dihabiskan hanya untuk memuaskan keinginan semata.

Sebab bila gaya hidup boros tersebut terus dilakukan, maka, bersiaplah menderita sengsara dan gak punya uang di masa tua. (Sbg/Rig)

Comments