Bimbel Zenius  adalah salah satu website bimbingan belajar online yang menggunakan video interaktif layaknya belajar di kelas.(Foto Facebook Zenius Education)
Bimbel Zenius  adalah salah satu website bimbingan belajar online yang menggunakan video interaktif layaknya belajar di kelas. (Foto: Facebook Zenius Education)

Sabigaju.com – Salah satu terobosan startup lokal kreasi anak muda Indonesia yang patut diacungi jempol adalah bimbel online Zenius. Yup, Zenius.net adalah salah satu website  bimbingan belajar atau kursus  pelajaran via online yang menggunakan video interaktif layaknya belajar di kelas.

Aplikasi ini juga menyediakan materi UN dari SD, SMP, SMA. Bagi para pejuang SBMPTN juga tidak perlu galau mengikuti bimbel yang mahal karena di Zenius materinya sudah banyak dengan tutor yang profesional juga.

Ada Lebih dari 46.000 video serta ratusan artikel yang mind blowing di sini. Tidak hanya materi ulangan, UN, dan SBMPTN juga ada.

Platform online yang membantu mencerdaskan anak bangsa ini pun biayanya masih terjangkau yaitu sekitar Rp150.000 setiap bulannya, atau dapat juga dengan menjadi member. Dengan Zenius, para pelajar bisa belajar dengan cara yang fun.

Awal Bimbel Zenius Berdiri

Sabda PS pendiri Zenius (Foto: Instagram sabdaps)

Awal berdirinya bimbel Zenius sendiri berawal saat sang pendiri Sabda P.S. berinisiatif mencari formula belajar ilmu eksak dengan lebih menyenangkan. Hal itu dilakukannya saat mengetahui banyak yang mengeluh, belajar ilmu eksak seperti fisika, kimia, biologi dan matematika itu selain sulit juga membosankan. Keluhan tersebut datang tidak hanya dari pelajar SMA, tetapi juga dari mereka yang masih duduk di bangku SD.

Bagi Sabda, belajar ilmu eksak tak berarti harus mengernyitkan dahi dalam-dalam. Ilmu eksak bisa menyenangkan, asalkan tahu cara mempelajarinya. Maka, bersama Medy Suharta yang juga lulusan ITB (Jurusan Teknik Elektro), Sabda membangun bimbel Zenius.

Saat ditanya berapa modal awal merintis bisnis ini, Sabda menceritakan, dia dan Medy awalnya mengadakan kelas bimbel secara fisik. Namun, hal itu dilakukan sekadar untuk mendapatkan uang untuk membesarkan Zenius. “Angkatan pertama, kami mendapatkan Rp 100 juta. Angkatan kedua, Rp 900 juta. Dan angkatan berikutnya, bisa sampai Rp 1-1,5 miliar,” ujarnya.

Kini traffic website bimbel Zenius telah mencapai sekitar 1,6 juta visitor. Lalu anggotanya (member) mencapai 300-400 ribu, dan yang aktif 40-50 ribu. Total member yang membayar ada 80-100 ribu orang.

Kini Zenius terus mencari pengajar baru yang berkualitas. Sebab Zenius bertekad akan menjadi guru untuk anak-anak di Indonesia. (Sbg/Rig)

Comments