Sejumlah media asing menurunkan pemberitaan yang menyorot kebiadaban oknum pendukung Persib yang mengeroyok pendukung Persija hingga Tewas.
Sejumlah media asing menurunkan pemberitaan yang menyorot kebiadaban oknum pendukung Persib yang mengeroyok pendukung Persija hingga Tewas.

Sabigaju.com – Tewasnya suporter dari The Jakmania, Haringga Sirila yang dikeroyok secara biadab oleh sejumlah oknum Bobotoh jelang laga Persib Bandung vs Persija Jakarta di Pekan 23 Liga 1 2018 masih menjadi buah bibir dikalangan jutaan pecinta sepakbola.

Insiden berdarah Haringga, yang tewas di tangan para pengecut biadab oknum pendukung Persib Bandung, pun menjadi sorotan media asing yang memberitakan kejadian  mengenaskan tersebut.

Tewasnya Haringga di Gelora Bandung Lautan Api, pun membuat sepakbola Indonesia kembali tercoreng.

Sorotan Media Sorot Kebiadaban Oknum Bobotoh

Tak hanya warganet yang mengutuk kebiadaban oknum Bobotoh yang menganiaya Haringga Sirila hingga tewas bersimbah darah. Beberapa media asing sampai memberitakannya. Sebuah catatan yang mencoreng sepakbola negeri ini.

Kantor Berita Malaysia, Bernama, menilai dunia persepakbolaan Indonesia kembali tercoreng. Mereka menerbitkan artikel soal insiden yang menewaskan Haringga.

“Sepak bola Indonesia dirusak oleh kematian penggemar dalam kericuhan,” tulis Bernama dalam judul beritanya.

Lain lagi dari Thailand. Bangkok Post menulis judul yang cukup keras.

“Penggemar sepakbola Indonesia Dipukuli Sampai Mati oleh Pendukung Lawan” tulis harian tersebut.

Adapun media India, NDTV, juga ikut memberitakan kejadian miris ini.

“Pendukung sepakbola Indonesia Dipukuli Sampai Mati oleh Pendukung Lawan, 16 Ditangkap,” tulis NDTV .

Sementara situs dari Australia The Daily Paragraph dan news.co.au menurunkan pemberitaan perihal kebiadapan para pengeroyok yang merupakan oknum pendukung Persib dengan judul “Indonesian footy fan killed by rival fans”.

Kedua media asal Australia ini menyoroti kejadian naas tersebut dan respons belasungkawa dari sang Gubernur tuan rumah, yaitu Ridwan Kamil

Kebiadaban Oknum Bobotoh Bikin PSSI Bakal Hukum Berat Persib?

Mengutip rilis melalui situs resmi PSSI baru baru ini Persib menerima banyak sanksi dalam laga sebelumnya melawan Mitra Kukar dan Arema FC.

Bahkan, untuk denda berupa uang dijumlahkan mencapai Rp 110 juta. Sanksi lainnya pemainnya, Patrich Wanggai dikenai sanksi larangan 3 kali bermain dan denda Rp 10 juta karena menginjak pemain lain saat laga Mitra Kukar vs Persib Bandung, 10 Agustus 2018.

Kemudian, karena ulah penonton yakni melempar botol dalam laga Persib Bandung vs Arema FC, 13 September 2018, Persib Bandung didenda Rp 50 juta.

Lalu, karena ulah penonton lagi, Persib didenda Rp 50 juta. Ini karena seorang tak terindifikasi masuk ke ruang ganti wasit dalam laga Persib vs Arema FC, 13 September 2018.

Lantas, bagaimana dengan laga Persib vs Persija kemarin? Komdis PSSI belum mengeluarkannya.

Namun, laga Persib vs Persija di Pekan 23 Liga 1 2018, pada hari Minggu lalu juga disinyalir bakal menuai sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Jadi, hukuman apakah yang akan diterima Persib akibat kebiadaban oknum bobotoh. Akankah kompetisi di Indonesia ini dihentikan sementara seperti halnya yang terjadi di Mesir pada tahun 2012?

Atau mungkin saja PSSI memberikan hukuman turun kasta bagi klub untuk memberikan efek jera kepada suporter yang tak jua sadar akan tindakan anarkis yang sejatinya hanya merugikan klub yang mereka bangga-banggakan? (Sbg/Rig)

Comments