Middle Income Trap
Middle income trap adalah kondisi dimana biaya untuk memenuhi gaya hidup dan keinginan sesaat jauh lebih besar daripada kebutuhan pribadi, tabungan, serta investasi. Inilah yang disebut middle income trap. (Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Ada begitu banyak orang yang tidak bisa mencapai kondisi kestabilan finansial karena gaya hidup yang berlebihan.

Padahal saat seseorang masih mendapatkan gaji sebesar Upah Minimum Regional (UMR), mereka biasanya berusaha hidup hemat dan menabung. Namun, perubahan terjadi saat mereka mendapat gaji meningkat.

Yup, Saat gaji meningkat, justru orang cenderung mementingkan gaya hidup. Biaya untuk memenuhi gaya hidup dan keinginan sesaat jauh lebih besar daripada kebutuhan pribadi, tabungan, serta investasi. Inilah yang disebut middle income trap.

Nah, Sabigaju mau membahas masalah middle income trap kaitanya dengan gaya hidup dan cara mengatasinya.

BACA JUGA: Kaum Milenial, Boros Habiskan Banyak Uang Untuk Makan dan Belanja 

Gaya hidup dan Penyebab Middle Income Trap

Sindrom middle income trap‘ biasanya dialami oleh mereka yang berada di kelas menengah.

Bentuk jebakan middle income itu sendiri bisa bermacam-macam. Misalnya saja beberapa orang yang mengalami kenaikan gaji lantas mereka mengalami perubahan dari sisi penampilan, maupun gaya hidup secara drastis.

Mereka bisa cenderung semakin boros lantaran merasa bahwa bersenang-senang dengan uang pribadi adalah salah satu cara memberikan penghargaan bagi diri sendiri.

Padahal saat pendapatan naik, namun diiringi dengan pengeluaran yang juga turut membengkak, inilah menyebabkan seseorang tanpa disadari terjangkit sindrom middle trap.

Mereka lupa, gaya hidup mewah malah menguras isi kantong. Tapi, parahnya, sebagian besar orang kerap tergugah menyaingi gaya hidup mewah rekan kerja dan kerabatnya. Meskipun sebenarnya kondisi finansial pribadi tidak mendukung hal tersebut.

BACA JUGA: Berikut Cara Mudah Mengatur Keuangan dengan Gaji Kecil

Keluar dari Middle Income Trap

Tidak salah kalau kamu menggunakan barang-barang branded. Selain menunjang penampilan, barang-barang branded pasti tahan lama dan tidak terkesan ketinggalan zaman.

Namun, yang perlu diingat adalah kamu seharusnya membelinya sesuai kemampuan. Jangan sampai kamu memaksakan diri untuk membelinya secara berlebihan. Apalagi jika kamu sudah memiliki barang-barang branded lain yang kondisinya masih sangat baik.

Dan alangkah lebih baik, jika kamu memulai kebiasaan menabung dan berinvestasi sejak dini. Sisihkan uang secara teratur untuk dana darurat, tabungan bulanan, dan investasi.

BACA JUGA: Lima Cara Simpel Menghemat Duit Bulanan Buat Para Cowok

Anda bisa memilih berbagai jenis investasi berupa deposito, reksadana, emas, atau properti. Investasi membuat nilai uang kamu terlindungi dari risiko inflasi di masa mendatang.

Belum terlambat bila Anda baru akan memperbaiki gaya hidup. Mari lakukan mulai sekarang supaya kondisi finansial  berlangsung stabil.

Hidup sederhana merupakan sebuah cara  keluar dari middle income trap. Dengan begitu  kita mengedepankan kebutuhan hidup dan bukan kepada keinginan kita untuk memiliki sesuatu yang diluar kemampuan kita sehingga kita tidak akan masuk dalam masalah keuangan.

Jangan sampai middle income trap menjebak kamu yang membuat kondisi finansial pribadi jadi terganggu. (Sbg/Rig)

Comments