Bertengkar dengan pasangan lewat chat sebaiknya tidak kamu lakukan.
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Dalam hubungan asmara baik saat berpacaran atau berumah tangga, pasti ada deh momen dimana pasangan bertengkar alias konflik lantaran ego masing-masing bersinggungan. Ini merupakan hal yang lumrah.

Kalau dahulu saat bertengkar pasangan biasanya diwarnai adu mulut. kini di era kecanggihan teknologi sekarang bertengkar pun dilakukan lewat jalan dilakukan secara online.

Yup, banyak pasangan bertengkar lewat chat. bahkan hingga di ranah jejaring sosial yang bisa dikonsumsi publik. Inilah yang menjadikan komunikasi tak sehat, bahkan sering berujung pada konflik yang lebih besar.

Bertengkar dengan pasangan melalui pesan teks adalah cara yang kurang tepat untuk mengatasi diskusi yang sulit.  Nih coba kamu baca lasannya:

BACA JUGA: Biar Adu Argumen Sama Pasangan Nggak Berujung Berantakan 

1. Komunikasi Jadi Kurang Lancar

Bertengkar lewat chat dengan pasangan bisa  bikin komunikasi jadi nggak lancar gaes dan   justru berpotensi  meningkatkani konflik yang terjadi.

Soalnya chat hanya melibatkan huruf sementara jika  kita bertemu pasangan dan membicarakan masalah  bakal melibatkan indera mata.

Melibatkan kontak mata adalah bagian komunikasi yang efektif, untuk menyelesaikan onflik lewat cara yang sehat

Sebagai manusia visual, kamu memerlukan kontak mata secara langsung untuk mengatur sistem saraf saat bereaksi terhadap suatu hal.

2. Makan Waktu

Bertengkar lewat chat bakal makan waktu lama, bisa berjam-jam atau bahkan seharian. Kalian berdua akan saling adu argumen dan membombardir satu sama lain dengan teks chat.

Belum lagi kalau ada salah satu dari kalian yang menunda untuk membalas teks untuk mengerjakan sesuatu.

BACA JUGA: Waspada Texting Anxiety Saat Dilanda Asmara 

3. Sering Salah Tafsir

Saat bertengkar lewat chat kalian tidak saling melihat wajah  dan membaca ekspresinya Hal ini lebih sering mengarah pada salah penafsiran reaksi

Chat hanyalah percakapan via teks, yang berarti kamu tak akan mengetahui dengan pasti bagaimana nada bicara seseorang. Makanya, saat bertengkar, teks yang kamu kirim ke kekasih bisa saja disalahpahami maksudnya.

4. Cenderung menyakiti Pasangan

Saat emosi, semua perkataan kejam dan menyakitkan bisa saja kamu ketikkan semua di layar smartphonemu. Lebih parah lagi kalau kamu tidak mengecek dulu kalimat yang diketikkan sebelummengirim chat.

Sebagai pria, kamunggak boleh nih  mengeluarkan kata-kata yang tidak bijak atau kotor melalui pesan singkat. soalnya kamu bakal dicap sebagai pria pengecut.

Dan ujung-ujungnya, kamu bisa menyesal nanti telah menyakiti perasaan pasangan. Dan tentu saja pertengkaran kamu dengan si dia tak akan selesai karena bertambah masalah baru.

BACA JUGA: Meredakan Ketegangan dengan Pasangan Saat Stay at Home 

5. Jadi Sulit untuk Segera Berbaikan

Komunikasi yang berjarak, tanpa disertai tatap muka langsung dan hanya membaca teks chat cuma membuat makin sulit buat segera berbaikan.

So, Ketika bermasalah dengan pasangan, cobalah untuk duduk bersama dan membicarakannya dengan kepala dingin.

Dengan begini kamu dan pasangan bisa menyampaikan pemikiran masing-masing sekaligus menjaga koneksi emosional. (Sbg/Rig)

Comments