bertengkar dengan pasanga
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Bertengkar atau berselisih paham dengan pasangan adalah suatu hal yang biasa terjadi dalam setiap hubungan asamara.

Umumnya cowok lebih memilih diam saat bertengkar dengan pasangannya. Pilihan ini sebenarnya bijak.

Namun terkadang, wanita justru semakin marah jika pasangannya hanya diam saja saat sedang bertengkar.

Namun demikian, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu hindari saat bertengkar dengan pasangan yah gaes. Cek nih ulasannya:

BACA JUGA: Sering Bertengkar, Hubungan Masih Bisa Dipertahankan? 

1. Melempar Hinaan

Saat pertengkaran dengan pasangan  terjadi dalam hubungan jangka panjang, bisa  dipastikan kamu tahu kata-kata yang paling menyakitkan buat orang yang dicintai.

Namun, sekesal apa pun dirimu ketika bertengkar, jangan sampai keluar kata-kata hinaan terhadap pasangan.

“Menghina itu benar-benar di luar batas. Ini hanya bisa melukai pihak lain, ini tidak memecahkan masalah,” kata Susan Heitler, relationship expert sekaligus psikolog klinis.

Sebaiknya fokus pada solusi, bukan untuk melihat seberapa efektif dirimu membuat orang lain terluka.

2. Mengungkit Masa Lalu

Bertengkar lantaran hal sepele bisa merembet jadi pertengkaran hebat. Salah satu penyebabnya adalah saat seseorang mulai mengungkit kisah masa lalu, terlebih yang menorehkan kesedihan.

Sebaiknya kamu fokus pada kondisi saat ini. dan sebaiknya kamu jangan sampai menggunakan kalimat dengan kata seperti ‘selalu’ atau ‘tidak pernah’ misal, ‘Kamu selalu begini’ atau ‘Kamu tidak pernah menurut’.

Komplain dengan cara mengaitkan kejadian masa lalu malah membuat pasangan jadi bersikap defensif.

Sampaikan komplain dengan fokus pada apa yang kamu rasakan. Cara ini akan membuat pasangan lebih mau mendengarkan dengan seksama.

BACA JUGA: Biar Adu Argumen Sama Pasangan Nggak Berujung Berantakan

3. Minta Orangtua Jjdi Back Up

Keluhan seputar masalah rumah tangga ke orang tua hanya akan mengubah masalah pribadi jadi masalah publik.

Kamu memang bakal mendapat dukungan dari orang luar,  tapi pasangan akan merasa diserang bila kamu melakukan hal itu.

Jika benar-benar ingin curhat, sebaiknya pilih orang yang bisa kamu percaya seperti sahabat.

4. Ancaman untuk Mengakhiri Hubungan

Ancaman untuk mengakhiri hubungan bukan ide yang baik. Aksi ancaman bisa merusak kepercayaan dan membuat pasangan merasa ditinggalkan.

“Jangan mengancam untuk pergi. itu mungkin satu hal yang paling toksik yang Anda lakukan,” papar psikolog klinis Harvard dan relationship expert, Monica O’Neal,

Pertengkaran bukan hadir untuk merusak kesepakatan yang sudah dicapai. Pertengkaran terjadi untuk membuka komunikasi akan hal baru, termasuk jika kamu atau pasangan tidak sepakat dengan sesuatu hal.

BACA JUGA: Kritik Destruktif dari Pasangan Bisa Picu Kematian 

5. Melibatkan Kontak Fisik

Kontak fisik, apalagi kekerasan, sangat tidak disarankan saat bertengkar dennga pasangan. Plis, Jangan lakukan hal ini gaes

Kontak fisik tidak harus berupa menampar, memukul, atau menendang. Ada kontak fisik atau gestur yang bisa mengintimidasi seperti menghalangi jalan keluar, berdiri dengan gestur mengintimidasi di depan pasangan, atau melempar barang sehingga menciptakan suasana tidak nyaman.

Gestur memalingkan wajah dan memutar bola mata saat lawan bicara berbicara akan membuat pasangan merasa takut dan tidak terhubung.

Sebaliknya, buat bahasa tubuh yang lebih terbuka dan menciptakan suasana aman buat kamu dan pasangan. (Sbg/Rig)

Comments