Bersyukur
Bersyukur saat bekerja sangat penting untuk kesehatan mental. (Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Bekerja adalah keharusan bagi Insan manusia di bumi ini. Sayangnya, terkadang kita larut dalam kesibukan sehari-hari hingga kadang lupa menyampaikan apresiasi dan bersyukur atas apa yang kita lakukan saat bekerja

Percayalah, mengeluh tidak akan membuat pekerjaan kamu cepat selesai. Bahkan malah sebaliknya, pekerjaan jadi tidak kunjung selesai tepat waktu dan hasilnya kurang maksimal.

Padahal, ungkapan syukur bisa memengaruhi kesehatan. Karenanya penting untuk dipraktikkan. Orang akan melihat perbedaan dalam kesehatan mental dan fisik saat rajin bersyukur.

BACA JUGA: Kebiasaan Orang Sukses yang Bisa Menular Bila Kamu Lakukan Setiap Hari

Studi Tentang Bersyukur

Dalam sebuah  studi baru Journal of Positive Psychology menemukan, ketika perawat mendapat ucapan terima kasih karena melakukan tugasnya, mereka tidur lebih baik, lebih jarang sakit kepala, dan makan lebih sehat secara keseluruhan.

Ini terlihat manakala tim peneliti dari Portland State University meminta 146 perawat mengisi survei mingguan tentang pengalaman kerja dan kesehatan mereka selama 12 minggu.

“Perawat cenderung bekerja tanpa pamrih. Sifatnya sangat fisik, dan mereka sering diteriaki pasien yang sedang dalam titik terendah hidup. Ketika perawat menerima ungkapan terima kasih, itu menyemangati mereka,” ujar peneliti David Cadiz dalam rilis penelitian.

Studi ini, membantu orang memahami bagaimana menjaga kewarasan perawat dengan cara yang sehat.

“Rasa terima kasih sesuai dengan identitas mereka, memberi mereka kepuasan dalam pekerjaan yang dilakukan dengan baik dan pada akhirnya meningkatkan perawatan diri,” lanjut Cadiz.

BACA JUGA: Nih! Rahasia Agar Tidak Hidup Miskin Hingga Akhir Zaman

Bersyukur Mengubah Struktur Otak

Selain itu, menjadikan bersyukur sebagai bagian dalam hidup tidak hanya mengubah sikap. Sebab hal itu dapat mengubah struktur otak.

“Rasa bersyukur bekerja melalui plastisitas otak dalam menciptakan jalur saraf baru yang meningkatkan fokus melalui korteks prefrontal dan menurunkan stres dan ketakutan dengan mengaktifkan ‘termostat emosional’ yang disebut amygdala,” jelas Margaret Stockley, pendiri Professional Organization for Wellness Certification.

Dengan meningkatkan aktivitas di bagian-bagian penting otak ini, Stockley menjelaskan, ungkapan terima kasih membantu meningkatkan kesehatan jantung, membuat orang bergaul lebih baik, dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

BACA JUGA: Rahasia untuk Bahagia

Manfaat Bersyukur

Mengutip dari laman n Greater Good Magazine, ada setidaknya tiga efek positif dari perasaan bersyukur.

Pertama, sikap ini membuat orang isa tidur lebih nyenyak. Pasalnya, pikiran orang yang tahu berterima kasih tak diselimuti hal-hal negatif. Jadi perasaan mereka lebih tenang.

Ucapan syukur juga berarti orang tidak merasa lebih berhak daripada orang lain. Mereka merasa cukup atas apa yang mereka miliki.

Terakhir, orang yang bersyukur memberi kontribusi pada lingkungan. Baik itu di tempat tinggal, maupun tempat mereka bekerja.

Bukan sekadar melakukan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, mereka juga ringan tangan terhadap sesama. (Sbg/Rig)

Comments