Aksi Coldplay
Tak lama lagi kamu bakal menyaksikan aksi Coldplay di Tanah Air lewat pemutaran film dokumenter berjudul ‘A Head Full of Dreams’ pada 14 November 2018 mendatang. (Foto Instagram coldplay

Sabigaju.com – Tak dipungkiri kalau aksi Coldplay merupakan hal yang paling ditunggu oleh para penggemar band asal Inggris tersebut di Indonesia.

Hal itu tak lepas lantaran hingga detik ini band asal London tersebut belum juga menyuguhkan aksi mereka secara langsung di hadapan fans mereka di Tanah Air.

Ada kabar gembira nih buat kamu para penggemar Coldplay di Indonesia. Tak lama lagi fans Coldplay di Indonesia akan dihibur oleh Chris Martin dan kawan-kawan melalui sajian terbaru mereka.

Beberapa waktu lalu, band asal Inggris tersebut mengumumkan bahwa mereka akan merilis film dokumenter berjudul A Head Full of Dreams.

Indonesia pun menjadi salah satu dari beberapa negara yang menayangkan film A Head Full of Dreams.

Hanya Satu Hari Pemutaran di Seluruh Dunia

Film ini akan digelar khusus selama satu hari saja di 2 ribu layar seluruh dunia pada 14 November 2018. Di Indonesia, film dokumenter Coldplay ini bakal tayang di CGV Cinemas, Cinemaxx Theater, Flix Cinema, dan Kota Cinema.

Tiketnya akan mulai dijual pada 26 Oktober 2018 dengan harga Rp 75 ribu di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Bali, dan Medan. Harga Rp 60 ribu berlaku di kota lainnya.

Film A Head Full of Dreams akan menceritakan rekam kesuksesan dan aksi  Coldplay. Mulai dari bermain di ruang belakang pub Camden, sampai kesuksesan konser-konser mereka yang tiketnya terjual habis di seluruh dunia.

Inti ceritanya adalah rasa kekeluargaan tak tergoyahkan dari keempat personil band Coldplay yang bisa membuat mereka bertahan melalui berbagai masa baik dan buruk.

Tampilan Keren Aksi Coldplay dalam Film ‘A Head Full of Dreams’

Dalam trailer resminya yang diunggah beberapa waktu lalu, terlihat para personil Coldplay masih sangat muda dengan semangat yang menggebu-gebu.

Dalam salah satu adegannya, Chris Martin yang mengenakan kaos merah dan masih menggunakan kawat gigi, dengan yakin menyebut jika suatu hari Coldplay akan menjadi band yang besar.

“Coldplay akan menjadi band yang besar. Sungguh-sungguh besar,” ucap Chris.

Dalam adegan yang lain, pelantun lagu ‘Shiver’ itu juga mengatakan bahwa ia dan para personil Coldplay yang lain, Jonny Buckland (gitaris), Guy Berryman (Basis) dan Will Champion (Drummer), telah melewati banyak hal bersama.

“Jika ada yang sedang membutuhkan sesuatu, kami semua selalu ada,” tegasnya.

Film A Head Full of Dreams ini disutradarai oleh Mat Whitecross. Sebelumnya, ia juga pernah menyutradarai film dokumenter Oasis pada tahun 2016 lalu.

Whitecross bertemu dengan keempat personil Coldplay di sebuah universitas di London sebelum Coldplay terbentuk. Dari mulai berlatih di ruang asrama yang sempit, Whitecross sudah ada di sana untuk merekam musik dan hubungan keempat musisi tersebut.

Whitecross juga sudah menyutradarai banyak video klip Coldplay yang ikonik, beberapa di antaranya adalah ‘Paradise’, ‘A Sky Full of Stars’, dan ‘Adventure of a Lifetime’. Hingga kini, pria berusia 41 tahun itu juga masih mendokumentasikan evolusi Coldplay, dari segi musik maupun personal. (Sbg/Rig)

Film ‘A Head Full of Dreams’ merupakan cerminan dari dua dekade Coldplay berkarya di industri hiburan. Film dokumenter ini dibuat di tengah tur dunia ‘A Head Full of Dreams’ yang memecahkan rekor dan disertifikasi sebagai tur terbesar ketiga sepanjang sejarah.

Konser itu telah ditonton oleh sekitar 5,5 juta penggemar di seluruh dunia. Sekadar informasi, Coldplay meraup lebih dari USD 523 juta atau lebih dari Rp 7,9 triliun dari tur dunia tersebut.

So buat kamu yang sudah siap untuk nonton perjalanan karier dan aksi Coldplay, jangan lupa buat berburu tiketnya yah. (Sbg/Rig)

Comments