Dengan Hantu
(Sumber Foto: lostmisfits.com)

Sabigaju.com РPerayaan Halloween selalu dikaitkan dengan hantu,  tema horor dan hal mistis lainnya.

Timbul pertanyaan, sebenarnya bisa nggak sih manusia memiliki ketertarikan dengan hantu atau bahwa berhubungan seks dengan hantu?

Yang jelas ada definisi yang bisa menjelaskan kondisi tersebut yang dikenal dengan istilah spectrophilia. Tapi apakah hal itu bisa dijelaskan dengan logika kita?

Fenomena Spectrophilia di Tanah Air dan Dunia

Dalam sebuah Novel yang disusun pada 1930-an yakni Serat Narasawan memuat tiga kisah fenomena spectrophilia tentang perilaku seksual dengan makhluk halus: gederuwo, peri, dan kuldi wadon. Semua kisah itu selalu diakhiri dengan kehidupan keluarga si tokoh yang berangsur membaik, naik jabatan atau menjadi kaya.

Selain novel tersebut ada begitu banyak fenomena spectrophilia yang hingga kini terus hidup dam legenda ataupun kisah rakyat di Indonesia.

Dalam cerita rakyat bangsa Sumeria cerita tentang seseorang yang mempunyai hubungan percintaan dengan makhluk halus menyebut Succubus dan Incubus sebagai iblis yang sering menggoda manusia untuk diajak bercinta.

Succubus adalah iblis penggoda yang menyerupai seorang perempuan. Biasanya, untuk menjerat mangsanya. Succubus akan merubah dirinya menjadi wanita yang sangat cantik sehingga tidak aka nada satu lelaki pun yang bisa lolos dari godaannya.

Masyarakat Sumeria menganggap bahwa iblis ini muncul karena adanya banyak dosa yang dilakukan oleh wanita jaman dahulu.

Sementara, Incubus adalah iblis penggoda yang berbentuk lelaki tampan. Sama seperti kerabatnya Succubus, Incubus akan merubah penampilannya menjadi seorang pria yang sangat tampan.Incubus kerap melakukan percintaan dengan wanita yang menjadi korbannya dan bertujuan untuk menghamilinya.

Penelitian Ilmiah Seputar Spectrophilia

Menurut psikolog Mark Griffiths, Ph.D., mengatakan bahwa spectrophilia sendiri masih memiliki kemungkinan yang nyata atau hanya imajinasi semata. Sebab, bercinta dengan hantu sudah bukan hal baru di zaman modern ini.

Psikolog Mark Griffiths, Ph.D., mengatakan spectrophilia memiliki dua kemungkinan. Pertama, hanya terjadi di imajinasi seseorang, dan kedua memang benar-benar terjadi di dunia nyata karena bercinta dengan hantu tampaknya bukan hal baru di era modern seperti saat ini.

Sebuah survei mencoba mewawancarai mereka yang mengidap spectrophilia. Meski belum tampak secara nyata melalui dokumentasi, kisah yang diceritakan para responden cukup membuat tercengang.

Seorang responden mengatakan dirinya bisa bercinta dengan makhluk tak kasat mata melalui proses astral seks. Di mana sesuatu yang telah terjadi tersebut tidak disadari oleh yang mengalaminya.

Menurut peneliti, Astral seks merujuk pada proses keluarnya jiwa dari tubuh dan menemui jiwa lain yang tak kasat mata dan melakukan hubungan seks layaknya pasangan di dunia nyata. Meski demikian, proses bercinta dengan hantu belum diakui secara ilmiah.

Pandangan ilmiah terkait fenomena spectrophilia juga muncul dari Christopher French, pengajar psikologi di Goldsmiths College, University of London

Salah satu penulis Anomalistic Psychology: Exploring Paranormal Belief And Experience itu mengatakan, pengalaman seseorang dengan hantu tak ada kaitannya dengan gangguan jiwa.

“Kita harus menghindari sikap menggampangkan, dengan menuduh seseorang yang memiliki pengalaman aneh menderita gangguan jiwa,” kata dia. Yang lebih mungkin terjadi adalah halusinasi.

French menambahkan, dalam banyak kasus, ‘seks dengan hantu’ dapat dijelaskan dengan mudah.

“Kelumpuhan tidur (sleep paralysis) adalah hal yang biasa terjadi — 20 hingga 40 persen orang mengalaminya — ketika seseorang tak bisa bergerak di antara tidur dan terbangun,” kata dia.

Dalam prosentase yang lebih kecil, kata dia, seseorang bisa mendapati gejala yang menyeramkan. Misalnya, sensasi kehadiran seseorang atau sesuatu di dalam kamar.

“Seseorang juga bisa mengalami halusinasi, merasa melihat bayangan hitam atau sosok mirip monster,” kata dia.

Halusinasi tak hanya terkait penglihatan. Tapi juga sensasi suara atau rabaan.

“Orang yang mengalaminya seolah-olah sedang dibekap. Mungkin juga merasakan ada seseorang yang bernafas di belakang leher, atau bahkan seolah-olah diseret keluar dari tempat tidur oleh hantu.” Pungkas French.

Yang jelas berhubungan intim dengan hantu bukan sesuatu yang perlu kamu lakukan di malam Halloween ini

Comments