Aktivitas Menyenangkan
(Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Bercinta adalah satu aktivitas menyenangkan dan bisa berdampak positif dalam hubungan asmara.

Tak hanya menjaga keharmonisan pasangan aktivitas menyenangkan ini juga merupakan upaya untuk memenuhi salah satu kebutuhan dasar manusia.

Namun tahukah kamu kalau ternyata ada manfaat lain dari bercinta. Rutin melakukan aktivitas menyenangkan ini bisa menjaga kesehatan dan ketajaman otak.

BACA JUGA: Cowok Cerdas Itu Ternyata Sangat Setia Pada Pasangannya

Aktivitas Menyenangkan yang Bikin Otak Cerdas

Menurut hasil penelitian tim gabungan dua universitas di Inggris, Coventry dan Oxford, yang dipublikasikan pada The Journals of Gerontology.

Para ilmuwan tersebut menemukan bahwa aktivitas menyenangkan secara seksual dapat membuat seseorang menjadi lebih pintar.  Terlebih  pada orang tua, berhubungan seksual teratur dapat menjaga otak tetap tajam.

Dilansir Sabigajudari laman The Independent, orang yang paling aktif berhubungan seks juga mendapat hasil lebih baik dalam tes visual, meliputi penyalinan ulang sebuah desain gambar yang kompleks atau clock-drawing test. Namun perbedaan pada tes visual ini tidak sebesar pada tes verbal.

BACA JUGA: Ragam Manfaat Rutin Bercinta Berdasar Jenjang Usia

Akan tetapi para peneliti masih belum yakin mengapa ada hubungan antara aktivitas seksual dengan kekuatan otak.

Mereka menyatakan ada kemungkinan seks berhubungan dengan keluarnya neurohormon seperti dopamin atau oksitosin yang mengirim sinyal kepada otak.

Dopamin berperan penting dalam mendorong otak manusia untuk belajar dan mungkin memacu kemampuan kognitif tertentu.

Lebih sering berhubungan seks akan meningkatkan ketersediaan dopamin di otak dalam jangka waktu panjang dan mungkin hal itu yang memacu kemampuan-kemampuan tersebut.

BACA JUGA: Begini Gaya Bercinta yang Pas buat para Pecinta Minuman Kopi

“Kami baru bisa berspekulasi apakah ini didorong oleh elemen sosial atau fisik. Namun area yang ingin kami teliti lebih lanjut adalah mekanisme biologi yang mungkin memengaruhi ini,” kata Dr. Hayley Wright.

Wright juga memaparkan, setiap penelitian akan membawa mereka lebih dekat untuk bisa memahami apakah memang ada hubungan antara kegiatan seksual dengan fungsi kognitif orang yang telah uzur.

“Manusia tak suka membayangkan orang tua itu berhubungan seks. Kita perlu menantang konsepsi itu pada tingkat sosial dan melihat dampak baik yang bisa dihasilkan aktivitas seksual kepada mereka yang berusia di atas 50 tahun, selain dampak yang telah diketahui seperti kesehatan seksual dan kebugaran,” tutur Wright.

BACA JUGA: Jadilah Cowok yang Dominan di Ranjang Saat Bercinta 

Menurut Timothy Fong, MD, profesor psikiatri di UCLA’s David Geffen School of Medicine, bercinta alias hubungan seks itu seperti obat-obatan. Meski tak persis sama, kokain dan seks melibatkan daerah otak dan wilayah otak yang sama.

Sebagai aktivitas menyenangkan, bercinta  membuat seseorang merasa lebih baik, karena itulah orang menginginkan dan menyukainya.

Kesenangan yang didapatkan dari seks sebagian besar disebabkan oleh pelepasan dopamin, neurotransmiter yang mengaktifkan pusat penghargaan otak.

BACA JUGA: Begini Pentingnya Pelajaran Matematika untuk Bercinta

Aktivitas menyenangkan ini juga bisa mengurangi rasa sakit. Dalam sebuah penelitian di Jerman tahun 2013, periset melibatkan 60% peserta yang menderita migrain dan 30% penderita sakit kepala.

Penelitian itu juga menemukan bahwa para peserta menyatakan kelegaan sebagian atau total setelah bercinta.

Selain itu,  aktivitas menyenangkan ini  juga dapat membuat orang mengantuk, terutama pada laki-laki.

Bagian otak yang dikenal sebagai prefrontal korteks akan turun setelah seseorang ejakulasi usai melakukan aktivitas menyenangkan ini hingga dapat menyebabkan orang mudah tertidur. (Sbg/Rig)

Comments