gaya hidup minimalis
Sumber foto : http://blogchegadebagunca.com

Sabigaju.com – Gaya hidup minimalis  menjadi tren belakangan ini seiring dengan terbitnya tulisan milik Marie Kondo, seorang konsultan dari Jepang, dalam buku :The Life-Changing Magic of Tidying Up: The Japanese Art of Decluttering and Organizing. Metode pengelompokkan barang ala Marie Kondo ini dikenal dengan nama Konmari. Marie Kondo membuat sebuah sistem pengelompokkan barang sesuai dengan jenis atau fungsinya, dikerjakan satu per satu kategori setiap waktunya,  hanya menyimpan barang yang terkait dengan fungsi serta rasa bahagia kita dan barang tersebut, dan mencari tempat penyimpanan yang efisien.

Banyak sekali orang di seluruh dunia yang mencoba untuk mengaplikasikan gaya hidup ini, bahkan Forbes mengklaim kalau tren gaya hidup minimalis ini merupakan bagian dari gaya hidup generasi Millenials. Anak-anak zaman now berusaha untuk menerapkan gaya hidup minimalis seperti yang mereka lihat di beberapa acara televisi. Dan ternyata, gaya hidup minimalis ini memang lebih menyehatkan dan membuat waktu bersih-bersih rumah kita menjadi lebih singkat, loh.

gaya hidup minimalis
Sumber foto : https://www.purelyb.com

Jadi bagaimana cara untuk mulai mengaplikasikan metode Konmari untuk gaya hidup minimalis ini?

  • Pertama, bereskan barang sesuai kategori atau jenisnya. Jadi ubah kebiasaan membereskan kamar dan ruangan menjadi membereskan barang sesuai kategorinya. Jika minggu pertama Anda memutuskan untuk membereskan buku, maka bereskan dulu semua buku yang ada di semua bagian dan ruangan rumah. Jika sudah selesai membereskan buku, lanjutkan dengan kategori selanjutnya, pakaian misalnya, dan seterusnya. Remember, one category at a time, ya, Sob!
  • Kedua, lakukan kegiatan decluttering ini dengan keadaa sadar dan tidak disambi dengan kegiatan lain. Dengan demikian, kita bisa mudah memilah barang, dan merasakan barang-barang yang berguna dan terlihat bahagia menjadi bagian dari hidup kita. Yup, try to sort things that only sparks joy! Dalam keadaan sadar, kita bisa melihat barang-barang yang ditumpuk di pojokan lemari atau bahkan di rak atas gudang yang sudah tidak pernah disentuh lagi. Hayo, ada berapa banyak barang yang teronggok di pojokan?
  • Ketiga, tempatkan setiap barang di tempatnya masing-masing sesuai kategori yang sudah dibuat. Kalau sudah, teruskan kebiasaan ini, ya. Jadi kita bisa dengan mudah mencari barang-barang sesuai tempatnya, dan tentunya dengan mudah juga kita bisa mengembalikannya.
  • Terakhir, sob. Saat kita mau menyingkirkan barang-barang yang sudah tersotir, jangan biarkan anggota keluarga lain melihatnya. Karena biasanya mereka akan menjadi penghalang saat kita keluar dari pintu dan membawa barang keluar dari rumah, baik itu untuk dibuang maupun disumbangkan.
Gaya Hidup Minimalis
Sumber foto : http://goop.com

Sebetulnya masih banyak detail lainnya dari metode Konmari ini. Seperti cara melipat, cara menyimpan, hingga akhirnya kita ketemu sama kebebasan membereskan barang dari rumah karena kita sudah hidup bersama barang-barang yang memang setiap hari kita gunakan.

One step at a time, nggak usah terburu-buru menyelesaikan. Kata Marie Kondo, mulailah dengan hal yang paling tidak terkait emosi kita, baju misalnya. Kalau buku atau foto-foto lama, nanti saja, ya. Semakin kencang ikatan emosinya, akan semakin lama kita merapihkan barang-barang tersebut.

Gimana, Sob? Berani cobain tren gaya hidup minimalis nggak?

Comments
Tampilkan Lebih Banyak Artikel Terkait
Tampilkan Lebih Banyak MRC Sabigaju
Tampilkan Lebih Banyak Dalam Lifestyle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat juga

Smartphone Canggih yang Akan Rilis di Tahun 2018

Sabigaju.com – Di tahun 2017, tipikal smartphone masih didominasi dengan model layar…