source : trendingtopicstation.com

Sabigaju.com – Banyak mitos dan stereotype yang beredar bahwa pria berkeluarga cenderung mengalami kenaikan berat badan atau menjadi gendut.

Apakah hal ini benar dan bisa dipertanggungjawabkan ?

Benarkah Laki-Laki Berkeluarga Cenderung Lebih Gendut?

source : chiro-trust.org

Dari berbagai hasil observasi secara umum, nampaknya seorang laki-laki berpotensi mengalami kenaikan berat badan setelah menikah.

Setidaknya hal tersebut dikonfirmasikan oleh Families, Systems and Health Journal yang dalam riset kuantitatifnya terhadap 2300 sampel laki-laki dewasa menyampaikan kesetujuan terhadap mitos yang terjadi di masyarakat tersebut.

Pada sampel riset tersebut dikatakan bahwa laki-laki yang sudah menikah ternyata mengalami kenaikan berat badan hingga 25%. Khususnya jika dibandingkan dengan mereka yang melajang dalam durasi waktu yang sama.

Bahkan rata-rata pria yang sudah menikah bisa mengalami kenaikan hingga 4,5 kg dari berat badan mereka saat belum menikah, dan cenderung lebih gemuk lagi ketika sudah menjadi ayah.

Pakar kesehatan juga mengatakan bahwa kadar testosteron ada pria yang menikah mengalami penurunan signifikan. Berarti kadar prolaktin atau hormon kasih sayang akan lebih menjalani fungsinya. Tidak mengherankan laki-laki menjadi lebih gemuk.

Selain itu ada riset pendukung lain dari Joanna Syrda dan timnya di University Of Bath Inggris. Di penelitian ini tim riset menemukan bahwa laki-laki memang akan bertambah gemuk setelah menikah.

Data diperoleh 8.000 lebih laki-laki di Amerika Serikat. Mereka diketahui memiliki rata-rata berat lebih banyak sebesar 1,3 kilogram dibanding lajang. Penemuan ini menunjukkan bahwa kelahiran anak dan menikah bikin gemuk pada sebagian orang.

Solusi Bagi Laki-Laki Berkeluarga

source : tips-cewek.com

Seorang laki-laki dan ayah, memiliki kemungkinan lebih besar dalam hal kenaikan berat badan dibanding mereka yang masih single. Tentu kamu semua mengetahui bahwa ada resiko-resiko kesehatan yang cukup serius jika kamu terlalu gemuk seperti obesitas, diabetes, jantung dan lain-lain.

Hal hal yang harus diperhatikan antara lain:

1. Meluangkan Waktu Rutin Olahraga dengan Keluarga

Dengan melakukan olahraga bersama anak atau istri, pada dasarnya akan mempererat tali ikatan kekeluargaan antara suami dan keluarga kecilnya. Ada baiknya kamu dapat meluangkan waktu di weekend atau hari yang kalian bisa bersama dengan jalan-jalan kecil di taman, bersepeda bersama, atau berenang bersama.

2. Menentukan Menu Makanan Sehat Bersama Istri

Biasanya menu makanan yang disajikan di rumah setiap hari apa sob? Nah, coba pastikan bahwa menu makanan yang disajikan dan dihidangkan adalah makanan yang bergizi dan banyak sayurnya.

Tentu hal ini harus dibicarakan dengan istri, tentang bahan makanan, menu, hingga proses memasaknya. Sesekali tetap cheating dengan makanan enak tidak masalah, asal masih dalam batas porsi dan frekuensi tertentu.

3. Aktivitas Fisik Setiap Hari

Saat berangkat bekerja, jika kamu menggunakan kendaraan pribadi akan lebih baik kalau kamu parkir di tempat agak jauh. Hal ini akan membuat kamu berjalan kaki lebih banyak. Usahakan untuk naik turun tangga untuk beberapa lantai di gedung kantor.

Jika kamu menggunakan kendaraan umum, turun dan naiklah ke kendaraan umum dalam jarak tertentu dari kantor, sehingga kamu juga punya kesempatan untuk berjalan kaki.

Dengan cara seperti itu kamu bisa tetap bugar dan tetap membakar kalori. (Sbg/Ary)

Comments