Too Controlling
Umumnya para Pria sangat tidak menyukai sikap pasangan yang too controlling alias terlalu mendominasi. (Foto: Monika Hoyt Relationship Coaching)

Sabigaju.com – Seyogyanya sebuah hubungan adalah saling berimbang satu sama lain. Intinya, kedua pasangan harus saling support satu sama lain tanpa ada yang merasa paling dominan ataupun too controlling.

Namun sayangnya, kerap kali kita melihat sebuah hubungan yang dimana salah satu pasangannya malah justru terlalu dominan alias too controlling pasangannya. Dan hubungan seperti ini tentunya tidaklah sehat sama sekali.

Nah, bila  kamu menghadapi situasi dimana pasangan kerap berlaku  too controlling Langsung saja simak tips untuk menghadapinya seperti berikut ini.

BACA JUGA:

 

1. Ajak Berdiskusi

Aspek terpenting dalam sebuah hubungan adalah komunikasi. Dan dalam kasus pembahasan ini, aspek tersebut tingkat kepentingannya jauh lebih tinggi dari sebelumnya.

Ajaklah pasangan kamu berdiskusi baik-baik. Tanyakan mengapa diatoo controlling terhadapmu untuk memenuhi apa yang kerap ia inginkan.

Memang, mungkin banyak dari kalian ketika membaca poin ini, tidak menyetujui metode ini.

Kalau dipikir lagi, untuk apa capek-capek berdiskusi dengan seseorang yang seperti ini? Yang ada, malah mungkin nanti dia makin ngambek dan balik menasehati kita panjang lebar layaknya orang tua kita.

Tapi seperti nasehat hidup yang sering kita dapatkan dari orang tua, apabila semuanya dilakukan dengan baik-baik, pasti akan berakhir baik-baik pula.

2. Bersabar

Seperti kata pepatah, orang sabar disayang tuhan. Dan pepatah ini sangatlah tepat di dalam situasi seperti ini.

Jadi bersabarlah dan mengalah saja. Memang sebagai seorang pria seutuhnya, hal ini sangat membuat kita kesal dan greget sendiri.

Tapi mana yang lebih baik disini? Mengalah untuk menang apa berontak dan seluruh hubungan menjadi hancur aka putus?

3. Putar Balik Situasi

Pernah dengar istilah, “Biarkan dia rasakan racun yang ia buat sendiri?” Nah, pepatah inilah yang harus diterapkan dalam menghadapi hubungan ini.

Putar balik keadaan dengan melakukan hal yang sama padanya. Di awal mungkin dia akan kesal banget.

Namun biarkanlah. Biar nantinya ia lihat sendiri bahwa kita juga sama mampunya untuk menjadi sosok yang dominan dalam hubungan yang dijalani.

4. Berani Mengatakan Tidak

Apabila sekali lagi pasangan kita tetap too controlling  bahkan sampai membuat kita stres berat sendiri, janganlah ragu untuk mengatakan TIDAK.

Ia memang akan kaget banget. Tapi biarkan saja ia kaget. Perlihatkanlah padanya bahwa kita bukan sosok manusia yang “gampangan” dan tentunya, perlihatkan sekaligus ingatkan lagi kepadanya bahwa kita adalah seorang pria.

5. Putuskan Saja Hubungan

Pastinya bukan? Apabila setelah menggunakan keempat cara di atas masih belum ada perubahan juga, maka dengan sangat (tidak terlalu) berat hati, kita harus putus dengannya.

Toh lagipula untuk apalagi meneruskan hubungan yang berat sebelah ini? Kita menjalin hubungan untuk bahagia bukan untuk menderita.

Toh, masih banyak wanita-wanita lain di luar sana yang lebih elegan dan jauh lebih respek terhadap kita.

Karena faktanya, seseorang yang too controlling terhadap  kekasihnya, pertanda sekali bahwa ia bukanlah sosok yang tidak respek terhadap sosok yang selalu menyayanginya.  (Sbg/Mrv)

Comments