jatuh cinta

Sabigaju.com – Cinta bukan hanya tentang hati dan perasaan. Saat Anda jatuh cinta, sesungguhnya seluruh tubuh Anda pun merasakan dampaknya dan memberi sinyal-sinyal tertentu pada Anda. Meksi memang, Anda tak selalu menyadari sinyal tersebut.

Saat Anda jatuh cinta, serangkaian reaksi ilmiah yang benar-benar menakjubkan akan terjadi di seluruh sistem saraf dan hormon Anda. Dilansir dari situs Health, ada lho penelitian ilmiah yang menyebutkan kalau “Butterfly in my stomach” atau “a racing heartbeat” itu bukan sekadar kiasan yang menggambarkan perasaan. Semua itu benar-benar menjelaskan reaksi-reaksi yang terjadi di dalam tubuh Anda saat Anda jatuh cinta.

Reaksi tubuh saat seseorang jatuh cinta

Timbul efek candu

Sebuah penelitian di Rutgers University pada tahun 2010 menunjukkan bahwa efek jatuh cinta pada tubuh sangat mirip dengan sensasi dari kecanduan narkotika yang melepaskan euforia, termasuk zat kimia otak seperti dopamin, oksitosin, adrenalin, dan vasopresin. Kat Van Kirk, PhD, seorang seksologis klinis, perawat pernikahan, dan terapis keluarga mengatakan bahwa reaksi ini membantu menciptakan bonding di antara pasangan. Sama halnya seperti narkotika, semakin banyak waktu yang Anda habiskan dengan pasangan, Anda akan semakin kecanduan.

Anda jadi sama ‘liar’-nya seperti ketika sedang mabuk

Hormon oksitosin dalam dosis tinggi juga bisa memberi efek yang sama dengan mabuk karena alkohol, menurut sebuah studi di Universitas Birmingham. Jatuh cinta membuat Anda jadi sulit terkontrol, ketakutan, cemas, agresif, dan sedikit sombong. Menurut para peneliti, alkohol dan oksitosin yang dilepaskan saat Anda jatuh cinta dapat memberikan efek serupa bagi tubuh Anda meski keduanya mempengaruhi bagian otak yang berbeda.

Pipi merona, berkeringat, dan jantung berdegup lebih kencang

Mungkin Anda akan menyadari hal ini menjelang pertemuan Anda dengannya. FYI, ini bukan sekadar efek nervous yang menyebabkan kecemasan Anda meningkat, tapi merupakan stimulasi dari adrenalin dan norepinephrine.

Pupil melebar

Ketertarikan Anda pada seseorang menciptakan stimulasi di sistem saraf Anda, yang menyebabkan pupil mata Anda melebar. Coba saja duduk berhadapan dengan pasangan Anda, buktikan sendiri hasil penelitian ilmiah ini!

Merasa tidak enak badan

Kehilangan nafsu makan atau gelisah yang Anda rasakan adalah cara tubuh Anda memberi isyarat, bahwa Anda benar-benar sedang jatuh cinta. Namun, ini akan mereda seiring berjalannya waktu dan Anda semakin merasa nyaman dengan orang tersebut.

Tiba-tiba punya kekuatan super

Oksitosin yang dilepaskan ke saraf Anda saat Anda jatuh cinta dapat menoleransi rasa sakit pada tubuh, kata Dr. Kirk. Jika Anda pernah dengar cerita tentang seorang ibu yang mampu mengangkat mobil saat anaknya terjebak di kolong mobil tersebut, itu juga merupakan efek cinta, yang dikombinasikan dengan rasa takut.

Dalam artikel yang dimuat oleh situs Health bahkan disebutkan kekuatan super ini tidak bisa diteliti secara ilmiah karena peneliti tidak bisa mereplika kondisi serupa dengan ketika sang ibu mendapati anaknya terjebak di kolong mobil. Fenomena ‘kekuatan super’ ini disebut hysterical strength. 

Suara Anda meninggi

Ya, itu benar-benar terjadi saat Anda jatuh cinta. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan tahun 2011 lalu di Journal of Evolutionary Psychology, para peneliti menemukan bahwa ketika wanita berbicara pada pria yang mereka suka, suaranya cenderung lebih tinggi dan lebih feminin. Jadi ketika Anda cara berbicara Anda ke pasangan lebih lembut dibandingkan cara berbicara ke rekan kerja yang setiap hari bersama Anda, Anda boleh merenungkan ulang siapa yang sebenarnya Anda cinta. (Sbg/Ftr)

Comments