Poster Film Naura (Foto .nauradangenkjuara.com)
Poster film ‘Naura & Genk Juara’ (Foto.nauradangenkjuara.com)

Sabigaju.com – Kehadiran film ‘Naura & Genk Juara’ yang dirilis beberapa waktu lalu disambut dengan meriah oleh anak-anak yang menyaksikanya.

Film ‘Naura & Genk Juara’ berkisah tentang petualangan seorang anak perempuan bernama Naura, dengan tiga temannya saat mengikuti kemah sains.

Film musikal ‘Naura & Genk Juara’ ini memadukan education, entertainment, dan berisi pesan-pesan moral, lewat jalan cerita dan gaya penuturan, yang disesuaikan dengan anak-anak.

Tidak hanya itu, film ini pun menjadi film perdana yang dibintangi penyanyi cilik, Adyla Rafa Naura Ayu, untuk berakting di layar lebar.

Film ‘Naura & Genk Juara’ Saingi Petualangan Sherina

Kehadiran film ‘Naura & Genk Juara’ yang memasukkan unsur musikal dianggap sebagai angin segar dalam mengisi kekosongan film anak-anak di tanah air.

Bisa dibilang film ini dapat menyamai film musikal anak-anak ‘Petualangan Sherina’, yang  meraih kesuksesan besar di tanah air.

Pandangan positif ini pun diamini oleh Nola, ibu dari Naura,  yang berharap, film ini dapat mengulangi kesuksesan ‘Petualangan Sherina’.

“Kami berharap, mudah-mudahan bisa mengulangi sukses film ‘Petualangan Sherina’, atau bahkan semoga bisa lebih sukses, karena saat ini eranya kan berbeda,” ujarnya.

Nola menambahkan, hal lain yang membuat film ini punya perbedaan yang khas dengan film ‘Petualangan Sherina’.

“Perbedaannya adalah lagu-lagu di film ini lebih banyak dan koregrafinya juga lebih banyak dan melibatkan penari yang banyak,” papar Nola kepada awak media saat menghadiri peluncuran album OST Naura dan Genk Juara di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Tudingan Netizen soal Penistaan Agama dalam Film Naura

Walaupun mendapat sambutan yang mengesankan, film anak bertajuk ‘Naura & Genk Juara’ rupanya juga mendapat sorotan kurang sedap dari seorang netizen yang beranggapan kalau sejumlah adegan yang ditampilkan dalam film itu dinilai punya alur cerita yang sudah melecehkan keyakinan.

Status itu sendiri sudah dibagikan hampir 3000 kali dan mendapatkan like sebanyak 2500 likes.

Namun benarkah Film Naura melecehkan keyakinan tertentu?

Jika dilihat dari prosedur, sebuah film untuk tayang di bioskop tentunya harus melewati prosedur yang cukup panjang dan tak gampang.

Salah satu prosedur yang harus dilalui adalah harus melalui sensor yang ditetapkan oleh Lembaga Sensor Film (LSF). Jika Film ini memasukan unsur SARA atau melecehkan agama, tentunya film ini tidak bakal lulus sensor. Nah, film Naura dan Genk Juara sendiri sudah mendapatkan izin lolos sensor dari LSF.

Pujian Triawan Munaf terhadap film Naura (Foto: Instagram triawanmunaf)
Pujian Triawan Munaf terhadap film ‘Naura & Genk Juara’. (Foto: Instagram triawanmunaf)

Tak hanya itu, film itu pun mendapatkan pujian dari Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Berkraf), Triawan Munaf  belum lama ini dalam postingan di akun instagramnya.

“Bapak Presiden sangat peduli dan ingin membangkitkan kembali industri lagu dan film anak-anak. Untuk itu Bekraf dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang mengolah konsep gerakan ini”, tulisnya.

“Namun, tanpa inisiatif dan partisipasi aktif pihak swasta seperti ini mustahil cita-cita itu dapat tercapai. Mari hidupkan kembali hiburan positif bagi anak-anak dan keluarga,” lanjutnya.

“Mari ramai-ramai ke bioskop nonton film keren ini. Terima kasih kepada @aku_naura @riafinola @baldynola @handoko_h dan semua pihak yang berinisiatif merealisasikan film yang diproduksi dengan sangat profesional ini. Mari kembalikan hak anak-anak Indonesia untuk memperoleh hiburan yang baik,” pungkas Triawan munaf diakun Instagramnya. (Sbg/Rig)

Comments