Minum Teh
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Selain Kopi, minum teh merupakan minuman favorit bagi semua kalangan di Tanah Air. Yup biasanya saat jelang sore hari teh adalah sajian yang menyegarkan, apalagi buat yang telah seharian bekerja.

Teh dianggap sebagai minuman yang kaya antioksidan yang mampu mengontrol inflamasi. Dan minum teh juga dinilai bermanfaat untuk menurunkan risiko penyumbatan darah, selain itu dapat membatasi kinerja arteri yang menyempit.

Namun kamu juga harus tahu minum teh dapat memicu timbulnya kanker, baca ulasan berikut ini.

BACA JUGA:

 

Jangan Minum Teh Terlalu Banyak

Minum teh tetap menyehatkan, namun perlu diingat untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsinya.

Lewat studi yang dilakukan University of Glasgow,  para peneliti mengingatkan para pria yang gemar minum teh agar tidak terlalu banyak meminumnya.

Mengonsumsi tujuh gelas teh atau lebih dalam sehari dapat meningkatkan risiko kanker prostat sebesar 50%.

Para ahli juga menyatakan walaupun peminum teh memiliki gaya hidup yang sehat, namun justru memberi waktu bagi peminum teh mengembangkan kanker prostat.

Kanker Esofagus

Selain itu, minum teh panas lebih dari tiga cangkir sehari dengan suhu lebih dari 60 derajat celsius dapat meningkatkan risiko kanker tenggorokan hingga 90 persen.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan para penikmat teh mengonsumsi minuman ini dengan suhu di bawah 60 derajat celsius.

Air teh panas dapat menyebabkan esofagus atau kerongkongan melepuh yang mengakibatkan peradangan dan kerusakan DNA. Hal ini yang dapat meningkatkan dua kali lipat risiko kanker.

Air panas pun dapat merusak lapisan mulut, tenggorokan, dan kerongkongan serta dapat memicu tumor. Yah memang segala sesuatu yang berlebihan itu ga baik sifatnya ya sob, yekan? (Sbg/Rig)

Comments