Mi Instan
(Sumber Foto: delish.com)

Sabigaju.com – Kamu tentu sudah tidak asing lagi dengan mi instan yang populer untuk semua kalangan.

Cara masak yang mudah dan rasa yang sangat nikmat membuat makanan ini begitu disukai oleh hampir semua orang.

Namun, tahukah kamu bahwa mengonsumsi mi instan terlalu sering akan berdampak sangat buruk untuk kesehatanmu?

BACA JUGA: Awas! Bahaya Maut Mengintai di Makanan Favoritmu

Proses Pembuatan Mi Instan

Mi instan merupakan salah satu makanan yang telah diproses. Makanan ini merupakan makanan yang telah diubah dari bentuknya yang asli menjadi bentuk yang baru.

Proses yang dapat terjadi pada pemrosesan makanan ini adalah pendinginan, pemasakan, pemanasan serta pengeringan.

Jika dimakan terlalu sering, maka tubuhmu akan mendapat asupan banyak makanan berproses kimia serta penambahan bahan-bahan lain yang tentu tidak baik untuk

Meskipun sudah menambahkan sayur maupun sepotong telur dalam mie instan, tetapi masalah yang ditimbulkan sayangnya tidak dapat selesai begitu saja.

BACA JUGA: Kesehatan Terancam, Bila Terlalu Banyak Menyantap Kuliner Sushi 

Penelitian tentang Mie Instan

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Journal of Nutrition, responden di Korea Selatan yang lebih banyak mengonsumsi mie instan sangat mungkin mengalami “sindrom metabolik”.

Hal ini terlepas dari jenis makanan apa pun yang mereka makan serta berapa banyak mereka berolahraga.

Orang dengan sindrom metabolik akan mungkin memiliki tekanan darah tinggi, kadar gula tinggi, serta memiliki peningkatan risiko penyakit jantung, stroke dan diabetes.

BACA JUGA: Nikmat Sih, Tapi Kuliner Pedas Bisa Bikin Kamu Alami Nightmare!

Menyebabkan Kecemasan

Selain itu, mi instan juga dapat menekan sistem pencernaan karena makanan ini membutuhkan waktu lama untuk dapat dicerna.

Mie instan juga dapat mengganggu kadar gula darah serta pelepasan insulin jika dikonsumsi terlalu cepat. Makanan cepat saji ini dapat mendorong pencernaan hingga menjadi lambat.

Berbicara tentang jangka panjang, mi instan memiliki butiran hidroksanisol serta t-butil hidrokuinon. Bahan kimia ini dapat digunakan untuk memperpanjang umur simpan/ expired date makann ini.

Keduanya dikhawatirkan mampu menyebabkan kecemasan, asma serta diare. Inilah sebabnya tidak dianjurkan untuk mengonsumsi mi instan dalam jumlah yang terlalu banyak dan frekuensi terlalu sering. (Sbg/Vania)

Comments