Sabigaju.com – Setiap orang memiliki makanan favorit. Namun apakah kamu mencermati jika makanan favoritmu memiliki efek samping bahkan hingga bisa mengundang maut mematikan?

Yup, rupanya ada beberapa jenis makanan yang tanpa kamu sadari ternyata berbahaya dan harus berhati-hati bila mengkonsumsinya.

Nah, Sabigaju mau bagi info mengenai enam makanan yang ternyata berbahaya kalau kamu konsumsi dan beberapa diantaranya mudah banget kamu temukan di Indonesia.

1. Ikan Fugu

Sajian kuliner ikan Fugu merupakan makanan yang paling mematikan di dunia (Foto: steemit.com)
Sajian kuliner ikan Fugu merupakan makanan yang paling mematikan di dunia (Foto: steemit.com)

Ikan buntal yang dalam bahasa Jepang disebut ikan fugu adalah ikan khas Jepang yang dikenal sangat beracun lantaran mengandung zat Tetrodotoksin. Dosis tetrodotoksin sebanyak 2 mg sudah mampu untuk membunuh manusia karena racunnya yang sangat berbahaya, Ikan fugu ini hanya boleh diolah oleh koki profesional yang telah memiliki sertifikat dari Departemen Kesehatan Jepang

Bagian ikan fugu yang paling beracun adalah hati, telur serta saluran pencernaanya. Tapi bahkan bagian daging pun bisa beracun jika dalam pengolahannya tidak benar dan terkontaminasi oleh bagian organ dalam.

Daging fugu yang terkontaminasi akan berakibat kematian bagi yang mengkonsumsinya. Proses kematian digambarkan bakal berjalan sangat perlahan dan menyakitkan.

2. Kluwak

Kluwak adalah jenis kuliner yang memang bisa bikin mabuk kepayang.Hal ini dikarenakan biji kluwak mengandung asam sianida. (Foto: Instagram)
Kluwak adalah jenis kuliner yang memang bisa bikin mabuk kepayang. Hal ini dikarenakan biji kluwak mengandung asam sianida. (Foto: Instagram)

Kluwak adalah jenis bumbu dapur yang memang bisa bikin mabuk kepayang. Kendati memabukkan, kluwak justru sering dipakai sebagai bumbu masakan favoritmu yakni rawon.

Bentuk kluwak memang mirip bola rugby atau American Football. Warna kulit buah yang cokelat dan permukaan agak berbulu, kluwak mampu membuat orang menjadi mabuk atau pusing.

Hal ini dikarenakan biji kluwak mengandung asam sianida dalam konsentrasi tinggi. Selain asam sianida, beberapa kandungan kimia lainnya yang terdapat pada kluwak antara lain vitamin C, ion besi, betakaroten, asam hidnokarpat, asam khaulmograt, asam glorat, dan tanin.

3. Casu Marzu, Yakin mau menjadikan Keju ini sebagai Makanan Favoritmu?

Casu Marzu adalah kuliner berupa keju yang disajikan dalam kondisi diselubungi belatung yang masih hidup. (Foto: Instagram)
Casu Marzu adalah kuliner berupa keju yang disajikan dalam kondisi diselubungi belatung yang masih hidup. (Foto: Instagram)

Casu Marzu adalah keju yang menjijikkan yang disajikan dalam kondisi diselubungi belatung yang masih hidup.

Nah, buat kamu yang  ingin menjadikan kuliner ini sebagai makanan favoritmu, maka kamu wajib berhati-hati.

Sebab untuk menyantap keju yang menyatu dengan belatung ini, kamu mesti menggigit belatung sampai mati sebelum menelannya. Jangan biarkan belatung hidup masuk ke pencernaan dan membuat usus kamu menjadi bolong.

Selain itu, Casu Marzu juga diyakini sebagian orang sebagai makanan pembangkit gairah seksual.

4. Singkong

Singkong mentah menghasilkan sianida dalam bentuk senyawa glikosida sianogenik yang dinamakan linimarin. (Foto Instagram)
Singkong mentah menghasilkan sianida dalam bentuk senyawa glikosida sianogenik yang dinamakan linimarin. (Foto Instagram)

Singkong merupakan bahan makanan yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, di beberapa daerah, umbi-umbian ini dijadikan sebagai makanan pokok.

Namun, jika kamu mengkonsumsi singkong terlalu banyak, apalagi jika dikonsumsi mentah bisa menyebabkan keracunan sianida. Pasalnya, singkong mentah menghasilkan sianida dalam bentuk senyawa glikosida sianogenik yang dinamakan linimarin.

Keracunan sianida berakibat buruk pada sistem jantung dan pembuluh darah, termasuk peningkatan tahanan pembuluh darah dan tekanan darah di dalam otak, sistem pernapasan, dan sistem susunan saraf pusat. Tidak hanya itu, sistem endokrin juga biasanya terganggu pada keracunan sianida kronis.

5. Kacang Mete

Meski makanan favoritmu ini kaya kaya akan nutrisi, vitamin, mineral hingga sejumlah besar asam amino, kacang mete juga memiliki komponen senyawa yang tidak sehat untuk tubuh. (Foto Instagram)
Meski makanan favoritmu ini kaya kaya akan nutrisi, vitamin, mineral hingga sejumlah besar asam amino, kacang mete juga memiliki komponen senyawa yang tidak sehat untuk tubuh. (Foto Instagram)

Meski makanan favoritmu ini kaya kaya akan nutrisi, vitamin, mineral hingga sejumlah besar asam amino, kacang mete juga memiliki komponen senyawa yang tidak sehat untuk tubuh.

Kacang ini memiliki kandungan oksalat yang dapat berperan sebagai salah satu material membentuk batu ginjal.

Bahaya kacang mete lain yang juga perlu kamu waspadai adalah alergi berupa reaksi gatal-gatal, hidung tersumbat dan gatal, sesak nafas, sakit perut, mual, berdebar atau justru detak jantung melemah, diare dan kerap kali juga menyebabkan efek demam dan reaksi bingung. Serangan syok ini bisa mematikan bila tidak segera diatasi.

Kamu harus menghindari mengonsumsi makanan favoritmu ini dalam kondisi mentah. Karena terdapat kandungan toksin berbahaya yang memberi efek limbung, mual, diare dan kadang disertai efek sesak nafas bahkan hingga memicu kerusakan hati yang mengarah pada hepatitis akut.

Dan jika dikonsumsi terlalu banyak, makanan favoritmu ini dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu munculnya penyakit kardiovaskular.

6. Kacang Merah

Kacang merah mengandung zat fitohemaglutinin yang dapat membuat sel darah merah dan darah putih menggumpal jika dikonsumsi secara mentah atau kurang matang. (Foto: Instagram)
Kacang merah mengandung zat fitohemaglutinin yang dapat membuat sel darah merah dan darah putih menggumpal jika dikonsumsi secara mentah atau kurang matang. (Foto: Instagram)

Makanan ini mudah ditemukan di Indonesia. Tahukah kamu jika makanan ini mengandung fitohemaglutinin yang dapat membuat sel darah merah dan darah putih menggumpal jika dikonsumsi secara mentah atau kurang matang.

Diperlukan cara masak yang baik untuk menurunkan kadar racun dalam kacang. Sebab jika makanan favoritmu ini dimasak kurang sempurna dapat meningkatkan toksisitas, sehingga lebih beracun bila dibandingkan dalam keadaan mentah.

Adapun gejala keracunan saat mengkonsumsi makanan ini adalah mual muntah dan nyeri perut yang diikuti oleh diare. Biasanya gejala keracunan ini akan sembuh setelah 4–5 hari.

Nah, kini kamu sudah mengetahui berbagai bahaya di balik makanan favoritmu. So, berhati-hati yah. (Sbg/Rig)

Comments