Berbuka Puasa
Menu makanan untuk sahur dan berbuka puasa menjadi hal yang penting penunjang kesehatan tubuh. (Sumber Foto: thesparkng.com)

Sabigaju.com -Biasanya, saat berbuka puasa kebanyakan dari kita selalu menyiapkan makanan manis sebagai menu pembuka.

Namun umumnya banyak orang yang langsung meraih piring dan mengambil nasi begitu waktunya buka puasa.

Namun, jika kamu langsung makan berat setelah berjam-jam berpuasa, hal itu bisa menyebabkan sistem pencernaan ‘kaget’ bahkan sakit perut.

Menu makanan untuk sahur dan berbuka menjadi hal yang penting penunjang kesehatan tubuh. Nah Sabigaju mau kasih informasi buat kamu aturan yang baik untuk berbuka puasa

Seorang pakar gizi dari Amerika Serikat Nour Zibdeh, menyarankan contoh menu berbuka puasa yang tepat dan sehat untuk memastikan siapapun yang menjalankan ibadah puasa mendapat nutrisi optimal.

BACA JUGA: Alasan Minum 8 Gelas Air Putih Sehari 

Air putih dan Kurma

Saat azan Magrib berkumandang sebagai tanda berbuka puasa, baiknya kamu segera berbuka dengan meminum segelas air putih dan 1-2 butir buah kurma.

Menurut Zibdeh gula alami, serat, potasium, dan magnesium dari kurma memberikan energi dalam waktu singkat.

Sup sayuran

Sup atau makanan berkuah lain memberi suplai cairan bagi tubuh agar tak dehidrasi, sementara sayuran memberi vitamin dan serat.

Zibdeh menyarankan untuk menggunakan kuah dari kaldu tulang yang bergizi dan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Agar praktis, buat kaldu tulang dalam jumlah besar dan simpan di lemari pendingin. Kapanpun ingin digunakan, tinggal dicairkan.

BACA JUGA: Lima Jenis Makanan Sehat yang Harus Sering Dikonsumsi Para Cowok

Salat Maghrib

Kapasitas perut secara otomatis akan mengecil setelah belasan jam berpuasa, sehingga wajar jika kamu sudah merasa kenyang walau baru makan kurma dan sup.

Zibdeh mengingatkan, jangan lantas berhenti makan karena tubuh masih membutuhkan nutrisi. Lanjutkan dengan shalat Maghrib untuk memberi perut sedikit waktu istirahat.

Salad atau menu lain berbasis sayuran

Kebutuhan akan vitamin, mineral, dan serat tetap wajib terpenuhi. Usahakan untuk mendahulukan makan salad atau menu sayuran seperti brokoli, bayam, sawi, kale, dan sebagainya sebelum ke menu utama.

Menu utama, terdiri dari (sebagian besar) protein dan sayuran serta (sebagian kecil) nasi
Kamu tetap perlu memakan karbohidrat seperti nasi, namun seimbangkan dengan protein, lemak sehat, dan serat.

Zibdeh menyarankan, nasi maksimal 1/2 cangkir saja, perbanyak protein dan sayurannya.

BACA JUGA: 

Salat Isya dan Tarawih

Setelah selesai makan, biasanya waktu sudah menunjukkan Isya. Gunakan waktu salat Tarawih yang cukup panjang untuk membiarkan perut mencerna makanan.

Camilan sehat

Satu-dua jam sebelum tidur,  kamu juga bisa untuk kembali mengisi perut dengan makanan ringan yang penuh serat, protein, dan gula alami, seperti granola dengan sedikit almond milk atau kacang-kacangan dengan buah kering.

Jangan lupa untuk selalu minum air putih di tiap tahap makan agar tubuh senantiasa terhidrasi. (Sbg/Rig)

Comments