Sabigaju.com – Ada sejumlah peristiwa di minggu terakhir  Mei 2020 menjadi perhatian dan perbincangan publik dan netizen di berbagai lini media sosial.

Berikut selengkapnya sejumlah peristiwa yang menjadi atensi publik dan netizen di minggu terakhir Mei 2020.

1.  Kematian George Floyd Picu Demo Besar-besaran

NamaGeorge floyd menjadi bahan perbincangan publik dan netizen di hagat maya internasional, di minggu terakhir Mei 2020 setelah ribuan pengunjuk rasa memprotes kematian George Floyd.

Protes atas kematian George Floyd terjadi di banyak tempat meski selama wabah virus corona, warga dilarang melakukan pertemuan besar. Massa yang marah, membakar sebuah mobil polisi di Atlanta. Mereka juga melakukan vandalisme saat demonstran bentrok dengan aparat pada Jumat sore (29/5/2020) waktu setempat.

George Floyd, pria kulit hitam Afrika-Amerika yang tewas di tangan polisi bernama Derek Chauvin setelah ditangkap dengan tuduhan ringan yaitu membelanjakan barang swalayan dengan uang palsu.

Kasus polisimenganiayaa george Floyd Hingga tewas picu tdemp besar di Amerika pada Minggu Terakhir mei 2020
(Foto: Instagram)

Saat itu, petugas kepolisian setempat menindaklanjuti adanya laporan pemalsuan uang, Senin malam. Para petugas menerima laporan, pelaku pemalsuan uang itu sedang duduk di dalam mobil.

Kemudian mereka mendapati George Floyd yang bagi mereka cocok dengan deskripsi laporan.Para polisi pun memborgol George Floyd, di mana seorang petugas menyebut Floyd mengalami tekanan medis.

Ketika dibawa ke rumah sakit, George Floyd dinyatakan meninggal dunia.

Dari video penangkapan yang beredar, George Floyd dilumpuhkan dengan cara diinjak lehernya di jalan. George Floyd sempat mengeluhkan sakit karena diinjak dan tak bisa bernapas.

Dua polisi mengurusi George Floyd, sedangkan petugas lain tampak mengawasi jalanan.Empat anggota polisi itu sudah dipecat sehari setelah kematian George Floyd.

namun demikian aksi demontrrasimasa belum mereda dan makin meluas ke wilayah lain di Amerika Serikat.

BACA JUGA: Detoks Maskulinitas: Kekerasan Bukan Gambaran Pria Sejati

2. Jurnalis Online Dapat Ancaman Pembunuhan

Di minggu terakhir Mei 2020 publik dan netizen heboh dengan kabar ancaman pembunuhan terhadap Seorang jurnalis media online Detikcom Pelaku mengancam membunuh dan mengaitkan dengan berita yang ditulis jurnalis tersebut.

Kasus ini bermula ketika jurnalis Detikcom menulis berita tentang rencana Jokowi akan membuka mal di Bekasi di tengah pandemi Covid-19. Informasi itu berdasarkan pernyataan Kasubbag Publikasi Eksternal Humas Setda Kota Bekasi.

Ancaman Pembunuhan Jurnalismedia online ramai dibicarakan Pa Minggu Terakhir Mei 2020
(Foto: Twitter)

Namun pernyataan Kasubbag itu kemudian diluruskan oleh Kabag Humas Pemkot Bekasi, yang menyebut bahwa Jokowi hanya meninjau sarana publik di Kota Bekasi dalam rangka persiapan new normal setelah PSBB. Klarifikasi itu pun telah dipublikasi Detikcom dalam bentuk artikel.

Kekerasan terhadap penulis berita tersebut dimulai di media sosial. Nama penulis yang tercantum di dalam berita pun menyebar di internet, dari Facebook hingga Youtube. Salah satu akun yang menyebarkan adalah Salman Faris.

Dia mengunggah beberapa screenshot jejak digital penulis untuk mencari-cari kesalahannya, meskipun isinya tak terkait berita yang dipersoalkan. Selain itu, Situs Seword juga melakukan hal serupa dan menyebarkan opini yang menyerang penulis dan media.

Cara ini dikenal sebagai doxing, yaitu upaya mencari dan menyebarluaskan informasi pribadi seseorang di internet untuk tujuan menyerang dan melemahkan seseorang atau persekusi online. Doxing adalah salah satu ancaman dalam kebebasan pers.

BACA JUGA: Siapkan Imunitas Tubuh Menyongsong Era New Normal 

3. Wacana New Normal

Hal lain yang tak kalah heboh dan menjadi pembicaraan publik dan netizen di minggu terakhir Mei 2020 adalah wacana New Normal di tengah pandemi corona.

Perlu diketahui new normal merupakan upaya ‘mengembalikan’ masyarakat beraktivitas normal di tengah pandemi corona, namun menggunakan protokol kesehatan untuk pencegahan wabah tersebut.

Imunitas tubuh sangat dibutuhkan di era new Normal
(Foto: Freepik.com)

Warga diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan, di antaranya tetap menggunakan masker sebagai penutup hidung dan mulut dan droplet yang bisa menulari orang.

Nah, kamu sebaiknya menengok  Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) nomor HK.01.07/ MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

KMK ini berisi panduan pencegahan Covid-19 untuk tempat kerja dan pekerja selama masa PSBB hingga memasuki fase new normal usai PSBB.

4. Heboh Oplas Chalengge

Diminggu terakhir Mei 2020 Foto Oplas Challenge dengan aplikasi FaceApp tengah viral di kalangan pengguna smartphone. Hal yang menarik dari tantangan ini adalah penggunanya bisa mengubah wajah sehingga terlihat lebih rupawan.

Perubahan pada foto tersebut terlihat seolah pengguna sudah melakukan operasi plastik. Foto rupawan dari wajah penggunanya itu kemudian diunggah ke media sosial.

Oplas Challenge heboh di Minggu Terakhir Mei 2020
(Sumber: FaceApp)

Viralnya oplas challenge berawal dari Instagram. Banyak yang menggunggah foto wajah yang jauh berbeda dengan aslinya. Aplikasi FaceApp memungkinkan hal tersebut.

Perlu dicatat bahwa, FaceApp tetap mengumpulkan beberapa informasi seperti, apa yang kalian browsing sebelum pakai FaceApp, gadget, sistem operasi dan sebagainya untuk dijual ke pengiklan pihak ketiga.

Semua itu tentu saja berdasarkan persetujuan dari pengguna aplikasi, artinya bahaya atau tidak tergantung kebijakan masing-masing pengguna.

BACA JUGA: Face App, Aplikasi Edit Wajah Foto yang Lagi Ngehits

5. Lebaran 2020

Memasuki Minggu terakhir mei 2020 publik dan netizen ramai memberi ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H ataupun Lebaran 2020.

Perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini jauh berbeda suasananya dengan lebaran tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan adanya wabah virus corona (Covid-19) yang kini tengah melanda seluruh dunia tidak terkecuali di Tanah Air.

Idul Fitri 1447 H
Ilustrasi: Sigit Sulistyo/ Sabigaju.com

Sebagian besar masyarakat merayakan lebaran tahun ini dengan di rumah saja. Meski ada beberapa yang “nakal” dan tetap mudik.

Karena keterbatasan tidak bisa bersilaturahmi apalagi bertemu keluarga di kampung halaman, para netizen menggaungkan tagar #Esungkeman (sungkeman virtual/online) di Twitter.

Comments