Sabigaju.com – Memasuki minggu pertama September 2020, ada sejumlah peristiwa yang mengemuka dan menjadi atensi dan perbincangan publik serta netizen di berbagai lini media sosial

Mulai dari insiden ledakan balon helium saat supsire ultah hingga Kondisi penularan Infeksi Covid-19 di Kota Jakarta yang sudah sangat mengkhawatirkan.

Berikut selengkapnya sejumlah peristiwa yang menjadi atensi publik dan netizen di minggu pertama September2020.

BACA JUGA: Ngaco or Fakta, Nonton di Bioskop Meningkatkan Imunitas? 

1. Kondisi Jakarta Mengkhawatirkan

Atensi warga dan netizen di minggu pertama September 2020 tertuju saat Pemprov DKI Jakartan menyebut, kondisi Ibu Kota tengah mengkhawatirkan karena tingkat penularan Covid-19 semakin meningkat.

Laporan kasus harian Jakarta beberapa kali menyentuh angka 1.000. Bahkan Pada Jumat (4/9/2020) kemarin, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan penambahan kasus harian tertinggi di Indonesia.

Tercatat ada 880 kasus harian, sehingga totalnya menjadi 44.280. Dari angka itu, 1.252 orang meninggal dunia dan 33.260 orang sembuh.

Pemprov DKI jakarta menyebutkan diperlukan kesadaran dan kedisplinan untuk semua pihak agar angka Covid-19 di DKI Jakarta yang semakin meninggi dan mengkhawatirkan dapat berangsur turun.

Pemprov DKI ingin warga sadar pentingnya memakai masker. Menurut Anies, hingga saat ini masih banyak warga Jakarta yang melanggar aturan tidak memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan selalu mendukung Pemprov DKI dalam penanganan Covid-19. Pihaknya juga akan membantu mendisiplinkan warga Jakarta yang masih melanggar tidak memakai masker.

2. Insiden Balon Helium Meledak Saat Suprise Ultah

Hal lain yang menjadi atensi dan perbicangan prblik di Minggu pertama September 2020 adalah sebuah video menampilkan beberapa orang tengah menyiapkan suprise atau kejutan ulang tahun untuk salah satu temannya yang diunggah oleh akun Twitter @republikvideo. pada Rabu (2/9/2020).

Dalam video unggahan itu, sekelompok orang tengah menaiki tangga dan membawa kue ulang tahun dengan lilin menyala dan balon yang disebutkan berisi gas helium.

Mereka pun menuju kamar temannya yang berulang tahun. Tak lama kemudian, ketika balon dan kue diberikan kepada yang bersangkutan, muncul ledakan yang mengakibatkan balon terbakar. Disebut juga ada sejumlah orang yang mengalami luka bakar.

BACA JUGA: Apakah Membantah Orangtua Itu Selalu Salah? 

3. Gideon Tengker Ngamuk

Sosok Gideo Tengker menjadi pembicaraan publik dan netizen di tanah air manakal dirinya membagikan Curhatan lantaran putriny, Nagita Slavina alias Gigi dianggap menghalanginya bertemu dengan cucunya, Rafathar.

Dalam curhatannya, Gideon merasa kesal dan kecewa karena tidak diperhatikan oleh kedua putrinya, Nagita Slavina dan Marsha Tengker alias Caca. Tak hanya itu, Gideon menuding sudah lima tahun tidak bisa bertemu dengan cucunya, Rafathar.

Belakangan Gigi memberikan penjelasan lewat kanal YouTube-nya bersama sang suami, Raffi Ahmad dan ibunya, Rieta Amilia tentang kemarahan sang ayah. Ternyata, sejak Nagita Slavina duduk di Sekolah Dasar (SD), Gideon Tengker sudah menderita penyakit di syaraf otaknya. Menurut Naggita kondisi tersebut yang membuat emosinya bisa mendadak tidak stabil.

Nagita juga mengungkapkan sang ayah sudah beberapa bulan tidak mengonsumsi obat-obatan. Hal itu membuat penyakit saraf yang didapnya kembali kambuh.Raffi dan keluarga meminta maaf karena curahan hati Gideon sudah membuat kegaduhan.

4. Agen Radikalisme Good Looking

Di minggu pertama September 2020 Atensi netizen dan publik tertuju pada pernyataan Menteri Agama, Fachrul Razi soal cara masuk radikalisme lewat agen good looking sampai hafiz yang disampaikan di acara webinar bertajuk ‘Strategi Menangkal Radikalisme Pada Aparatur Sipil Negara’, yang disiarkan di YouTube KemenPAN-RB, Rabu (2/9) lalu.

“Cara masuk mereka gampang, pertama dikirimkan seorang anak yang good looking, penguasaan bahasa Arab bagus, hafiz, mulai masuk, ikut-ikut jadi imam, lama-orang orang situ bersimpati, diangkat jadi pengurus masjid. Kemudian mulai masuk temannya dan lain sebagainya, mulai masuk ide-ide yang tadi kita takutkan,” ucap Fachrul.

(Foto: Instagram.com/fachrulrazi__official)

Sebagian warganet mempertanyakan apa kaitan good looking dengan penyebaran paham radikalisme di masjid-masjid dengan memposting foto penampilan mereka kemudian mencantumkan tagar good looking.

Banyak pihak meminta Menag dan jajaran Kementerian Agama tidak lagi gegabah dalam membuat pernyataan soal radikalisme dengan stereotype tertentu kepada umat Islam.

BACA JUGA: Menengok Upaya Arab Saudi Membumikan Islam Moderat

5. Lutfi Agizal dan Soal Kata Anjay

Di Minggu pertama September 2020 Nama Lutfi Agizal hangat diperbincangkan oleh masyarakat Indonesia.

Pasalnya ia mempermasalahkan kata ‘Anjay’ yang tidak patut untuk digunakan menyerang dan menyakiti orang.Lutfi bahkan melaporkan hal itu ke Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Banyak kalangan yang menganggap jika perbuatannya itu adalah hal yang kurang penting dan hanya pansos belaka.

(Foto: instagram.com/lutfiagizal)

Lutfi bahkan sempat diolok-olok netizen karena sempat kedapatan menggunakan kata ‘Anjay’ di kolom komentarnya pada akun Instagram.

Lutfi berdalih jika sebaiknya lebih fokus ke pribadi orang tersebut di masa depan, bukan mengingat-ingat masa lalunya.

Netizen pun berbondong-bondong melaporkan akun Instagram Lutfi Agizal. akun Instagram Lutfi Agizal menghilang dari peredaran.

Comments