Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Blog Post

Sabigaju+

Atensi Publik dan Netizen di Minggu Pertama Juni 2020 

Sabigaju.com – Ada sejumlah peristiwa di minggu pertama Juni  2020 menjadi perhatian dan perbincangan publik dan netizen di berbagai lini media sosial.

Berikut selengkapnya sejumlah peristiwa yang menjadi atensi publik dan netizen di minggu minggu pertama Juni 2020.

1. PSBB di Jakarta DiPerpanjang

Salah satu hal yaang menjadi fokus pembicaraan publik dan netizen di berbagai lini media sosialdi mingg pertama Juni 2020 adalah saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memperpanjang  (PSBB) di Ibu Kota. PSBB di Jakarta hingga akhir Juni 2020.

Menurut Anies Perpanjangan PSBB ini akan menjadi PSBB masa transisi menuju new normal di Jakarta.

Adapun jumlah kegiatan bakal diizinkan untuk dibuka kembali namun dengan penjadwalan yang dibagi menjadi 4 pekan.

Untuk pekan pertama adalah tanggal 5-7 Juni, pekan kedua dari 8-14 Juni, pekan ketiga berlangsung sejak 15-21 Juni dan pekan terakhir 22-28 Juni.

BACA JUGA: PSBB di Jakarta Diperpanjang, Bulan Juni Jadi Masa Transisi

2.. George Floyd Challenge. Bikin  Netizen Geram

Di Minggu Pertama Juni 2020 pengguna media sosial dibuat geram dengan sejumlah orang yang melakukan sebuah tantangan bernama George Floyd Challenge.

Dalam challenge tersebut, orang-orang diminta berpose dengan cara yang membuat George Floyd tewas di tangan Derek Chauvin sebelum kemudian membagikannya di media sosial masing-masing.

George Floyd Challenge ramai di minggu Pertama Juni 2020
(Foto: Twitter

Melihat adanya tantangan itu, pihak Facebook pun diketahui langsung menghapus berbagai postingan yang berhubungan dengan George Floyd Challenge.

Menurut laporan, tantangan ini sendiri bermula dari tiga orang remaja di Inggris yang berfoto dengan pose layaknya kasus George Floyd sebelum kemudian membagikannya melalui Snapchat.

Kini, ketiga remaja tersebut diketahui telah diamankan oleh pihak kepolisian karena dianggap telah melakukan tindak rasisme karena mengejek kematian George Floyd.

3. Gaji Pegawai dipotong 2,5 Persen Untung Tapera

Hal lain yang menjadi sorotan publik dan netizen di Minggu pertama Juni 2020 adalah soal Gaji karyawan baik pegawai negeri maupun pegawai swasta dipastikan akan dipotong. untuk iuran untuk membiayai rumah subsidi.

Keputusan ini tertuang dalam PP Keputusan ini tertuang dalam PP Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat.

Adapun pekerjaan yang diwajibkan menjadi peserta BP Tapera adalah aparatur sipil negara, prajurit dan siswa TNI, kepolisian, pejabat negara, karyawan BUMN dan BUMD serta pekerja swasta. Besaran simpanan peserta ditetapkan 3% dari gaji atau upah.

Adapun pengoperasian Tapera akan dilakukan secara bertahap pada 2021 mendatang. Pada tahap pertama kewajiban iuran Tapera diberlakukan bagi PNS, TNi dan Polri. Sementara pada tahap kedua, iuran berlaku bagi pegawai BUMN dan peserta mandiri atau swasta.

BACA JUGA: Dibalik Pemicu Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran di AS

4. Blackout Tuesday

Di Minggu Pertama Juni 2020 Media Sosial Instagram t diramaikan dengan foto-foto hitam dengan tagar baru #blackouttuesday.

Tagar Blackout Tuesday hadir sebagai tanggapan atas kasus rasisme yang menimpa George Floyd, pria berkulit hitam di Minneasota, AS, yang tewas setelah dibekuk oleh Derek Chauvin, polisi berkulit putih.

Tagar Blackout tuesday heboh di Minggu Pertama Juni 2020
(Foto: Instagram)

Postingan dengan tagar #blackouttuesday berisi foto berwarna hitam polos tanpa disertai caption berisi pesan moral untuk mendukung masyarakat berkulit hitam.

Tagar #blackouttuesday sendiri pertama kali dicetuskan pada pekan lalu oleh eksekutif musik Jamila Thomas dan Brianna Agyemang. Keduanya menyerukan agar seluruh kegiatan pada industri musik dihentikan sementara pada Selasa (2/6/2020), untuk menentang aksi ketidaksetaraan ras.

BACA JUGA: Hindari Sederet Kesalahan Ini di Fase Awal New Normal

5. Ibadah Haji 2020 Batal

Hal lain yang menjadi atensi  publik dan netizen di minggu pertama Juni 2020 adalah saat Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji2020 ke Arab Saudi di tengah pandemi virus Covid-19.

Pemerintah  tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan haji, khususnya dalam hal pelayanan dan perlindungan jemaah. Sebab Pemerintah Arab Saudi sejauh ini tak kunjung membuka akses negaranya bagi warga dari negara lain.

Ka'bah Di Sterilkan
Foto: Instagram.com/ramzy_rr)

Pemerintah Indonesia sebelumnya memutuskan untuk menunggu kejelasan dari Saudi sebelum menentukan sikap terkait haji tahun ini. Awalnya, Indonesia memberi waktu hingga akhir April bagi Saudi.

Namun hingga 29 April, Saudi tak kunjung memberi kabar. Pemerintah  pun mengundur batas waktu hingga 20 Mei. Namun, tak ada kepastian dari Saudi. (Sbg/Rig)

Comments

Related posts