Tradisi askıda ekmek dari Turki
(Foto: Instagram)

Sabigaju.com – Negeri Turki merupakan negara yang meski mayoritas penduduknya memeluk ajaran Islam tapi sistem ketatanegaraannya menganut paham sekuler

Nah, Masyarakat di Negeri Turki memiliki satu budaya berbagi yang terbilang unik yang sangat populer di zaman Kekaisaran Ottoman, askıda ekmek,

Tradisi berbagi dari Negeri Turki ini  begitu mulia karena membantu mereka yang hidup dalam kekurangan dengan memberikan  sejumlah roti yang dibutuhkan tanpa harus membayar.

BACA JUGA: Ibadah Puasa di Saat Pandemi Corona, Perhatikan Hal-hal Ini

Tradisi askıda ekmek dari Turki
(Foto: Instagram)

Tradisi askıda ekmek, “roti di gantungan” atau “roti yang ditangguhkan”  dari Negeri Turki, terwujud lewat kebiasaan untuk membeli dua roti, Saat membayarnya Ia akan membayar untuk empat buat roti.

Dua roti lebih itu akan digantung pada sebuah gantungan di toko roti. Roti yang digantung inilah yang akan menjadi hak mereka yang membutuhkan.

Mereka yang mengambil roti juga hanya akan mengambil roti sesuai yang dibutuhkan saja. Misalnya di dalam gantungan ada 5 roti namun ia hanya membutuhkan 2 roti saja maka ia hanya akan mengambil 2 roti saja, 3 roti itu akan tetap berada di gantungan untuk mereka yang membutuhkan lagi.

Askıda ekmek, ini tidak hanya diterapkan pada roti. Namun juga pada benda yang lain, seperti sayuran, buah, teh dan kopi bahkan juga pakaian. Prinsip dari hal ini juga sama yaitu dengan menggantungnya.

Namun untuk teh dan kopi hanya gambarnya saja yang digantung, mereka yang membutuhkan akan mengambil gambar itu dan menukarkan gambarnya di kedai kopi atau kedai teh.

BACA JUGA: Ramadhan Adalah Tentang Indahnya Berbagi

Askıda Ekmek dan Ajaran Islam

Menurut Febe Armanios. seorang profesor sejarah  Timur Tengah di Middlebury College di Vermont, AS, askıda ekmek adalah sebuah kebiasaan yang berakar pada zaman Ottoman dan terikat dengan konsep zakat, pilar iman Muslim yang berfokus pada berbagai tindakan amal.

Ada lima rukun iman dalam Islam, dan penganutnya harus memenuhinya semua untuk menjalani kehidupan yang baik dan bermoral. Persyaratan zakat dapat dipenuhi dengan memberikan uang atau barang.

Pemberian ekmek (roti) sangat penting di Turki karena dalam kepercayaan Islam, roti menopang kehidupan dan perlindungan hidup adalah suci.

“Roti, sangat penting untuk dimakan dan mewakili rasa lapar-kelaparan/kelaparan-keputus-asaan,” kata Armanios.

Armanios,  menambahkan,  penduduk yang cukup makan akan patuh dan jauh lebih kecil kemungkinannya untuk memberontak jika harga makanan pokok seperti roti, tetap terjaga.

BACA JUGA: Kabar Baik: Corona Tumbuhkan Solidaritas Luar Biasa di Dunia

Askıda Ekmek Sebagai Pengingat

Dan sisi yang paling menakjubkan dari tradisi dari Negeri Turki ini adalah orang-orang yang dulu membutuhkan itu.

Jika suatu saat kon­disinya membaik, mereka tidak pernah melupakan hari-hari dia mengam­bil roti dari keranjang gantung.

Tradisi askıda ekmek dari Turki
(Foto: Instagram)

Ketika mem­beli roti, mereka tidak lupa meletakkan roti di keranjang gantung. Agar orang lain yang membutuhkan bisa mengambilnya cuma-cuma.

Ini adalah wujud pepatah bijak asal NegeriTurki “Benim bir günüm var, senin bir günün var,“ yang berarti “Ada hari mi­likku, ada hari mi­likmu.”

Tradisi berbagi askıda ekmek dari Negeri Turki adalah contoh terbaik bagi masyarakat yang bijak. (Sbg/Rig)

Comments