Sabigaju.com – Meski kerap mengalami pasang surut, di tengah ujian kebaragaman dan ancaman disintegrasi. Tapi faktanya hingga kini Pancasila tetaplah kokoh sebagai ideologi negara Indonesia. Hari ini, tepat 1 Juni 2017 nilai-nilai buah pikiran para founding fathers itu tengah bergema.

Ada banyak selebrasi dilakukan, dari upacara seremoni hingga serba-serbi perayaan, terutama yang ke-kini-an sebagaimana sering dilakukan banyak kalangan muda.

Diantara keragaman selebrasi itu semangat nasoinalisme selalu ingin dikobarkan, kekitaan yang akan terus direkatkan di tengah riak perpecahan, serta kehendak untuk menegakan keadilan terus digemakan.

Suara kekitaan dari segala perbedaan itu misalnya disuarakan dengan cara yang populer lewat status-status tulisan di akun media sosial yang banyak disuarakan kalangan muda mudi.

Salah satu anak muda yang popular karena menyebarkan nilai-nilai Pancasila adalah gadis asal Banyuwangi, Afi Nihaya Faradisa. Nama Asa Firda Nihaya pemilik akun Afi Nihaya Faradisa mencuat ke permukaan lewat status-statusnya di media sosial. Setiap status yang ditulis gadis berusia 18 tahun ini kerap viral di media sosial.

Afi Nihaya Faradisa (Instagram afi.nihayafaradisa)

‘Warisan’ tulisannya soal keragaman mendapat sambutan hangat dari kalangan netizen. Namanya terus populer hingga kini Afi mulai sibuk wara wiri mengisi sejumlah acara televisi hingga warung-warung diskusi. Nilai-nilai keberagaman yang dikampanyekan Afi meski terkesan simpel tapi menyentuh sisi eksistensial.

Meski banyak yang tersentuh, tak sedikit pula yang mengecap Afi. Mereka yang anti-keragaman bahkan hingga mengecam gadis masih duduk di bangku kelas 3 SMA ini. Meski kerap mendapat ancaman, hingga ancaman pembunuhan, namun Afi tak goyah. Sebaliknya, tekadnya makin lurus untuk terus menulis kebenaran meski rintangan menghadang di hadapan.

Selain Afi yang mempopulerkan nilai Pancasila di jalur kekinian. Rupanya jelang hari Pancasila dihelat, sepekan sebelumnya, putra bungsu Presiden RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep sempat hebohkan publik gara-gara unggahan video blog atau vlog bertagar #BapakMintaProyek.

Kaesang Pangarep (Youtube Kaesang)

Video tersebut diunggah melalui channel pribadinya pada YouTube sejak Sabtu (27/5).

Melalui video berdurasi dua menit dan 41 detik itu ia menyindir anak pejabat yang meminta proyek kepada orangtuanya sebagai mata pencaharian.

"Pak, bapak, mbok Kaesang minta proyek triliunan bapak yang ada di pemerintahan," ujar Kaesang yang berpura-pura menelepon Jokowi.

"Kaesang udah bosen sama YouTube, dapet-nya uangnya kecil mulu. Kaesang minta ya bapak ya?," ujarnya melanjutkan.

Sontak satiran itu menggelitik netizen hingga beragam komentar membanjiri. Tapi jika diulas lebih jauh sesungguhnya, melalui vlog tersebut Kaesang ini menebar nilai Pancasila tentang keadilan dan kemandirian, juga nasionalisme yang terkandung dalam nilai Pancasila.

Kaesang Pangarep (Instagram kaesangp)

Dengan sindiran itu Kaesang juga seolah ingin tularkan pesan jika pemuda, sebagaimana pepatah Arab; ‘Pemuda bukanlah mereka yang mengatakan inilah bapak ku, tapi inilah Aku.”

Kaesang ingin setiap anak muda bangkit mandiri, menjauh dari perbuatan mendompleng dari ayah apalagi mengekor untuk kesenangan diri.

Selain satir soal keadilan, dan kemandirian dalam video tersebut, Kaesang juga sempat menyinggung ihwal keragaman kita yang mulai retak akibat hasutan dan maraknya ujaran kebencian. Di momen pancasila inilah, barangkali dengan cara apapun Ideologi negara ini bisa lebih luas tersebar menjadi spirit generasi masa kini. (Sbg/Ink)

Comments