Perempuan Masa Kini
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Waktu mengubah segalanya, termasuk kebutuhan manusia. Jika perempuan dulunya mungkin hanya bisa menerima dan manut, jangan harap deh kalau perempuan masa kini bisa berlaku sama. Ini bisa dilihat dari keinginan mereka terhadap sesuatu, termasuk pasangan.

Jika dulu perjodohan adalah hal lumrah, maka sekarang  banyak perempuan masa kini menilai hal itu  sebagai kuno dan enggak masuk akal.

Orangtua mungkin menginginkan anak perempuannya mendapat pria kaya, sukses, atau mapan. Tapi bagi perempuan masa kini yang sudah sangat forward-thinking, itu bukan satu-satunya hal yang penting. Bagi mereka, uang dan kesuksesan bisa mereka capai sendiri.

Lantas, apa sih yang diinginkan perempuan masa kini? Menurut buku Why Men Want Sex and Women Need Love, ada lima hal yang diinginkan mereka  dari pasangan.

Cinta

Apalagi sebetulnya kalau bukan cinta pada urutan pertama. Bagi perempuan, yang bisa memenuhi kebutuhan emosional mereka adalah cinta. Perempuan ingin dicintai dan dihargai. Mereka butuh bukti berupa kata dan tindakan.

Mungkin bagi kamu ini drama banget, tapi bagi mereka ini berharga. Mulai sekarang, berhenti menilai kebutuhan emosional sebagai hal yang drama karena sekali lagi, perempuan masa kini melihat suatu hubungan sebagai kebutuhan emosional mereka.

Kamu sendiri pun tak ingin dinilai bajingan karena kebutuhan kamu sebagai pria dalam berhubungan adalah kebutuhan fisik alias seks, kan?

Dengan tindakan dan kata, perempuan akan merasakan kebahagiaan lewat self-worth. Jadi, kamu harus mengekspresikannya pada mereka.

BACA JUGA: OMG, Perempuan Kekinian Ogah Nikah dengan Cowok Miskin 

Kesetiaan

Bagi perempuan, sekali lagi, perselingkuhan adalah hal fatal. Mereka menganggap bahwa ketika kamu berhubungan seks dengan wanita lain, maka kamu benar-benar serius dengan mereka.

Maka itu, mereka kerap akan bertanya, “apa kamu serius dengannya?” atau “apa kamu cinta dengan perempuan itu?”. Ketika kamu menjawabnya dengan tidak, maka yang mereka akan sangat jarang percaya.

Mungkin bagimu, seks adalah seks dan cinta adalah cinta. Mereka tidak mengerti itu. Mereka menganggap bahwa seks dan cinta adalah hal yang sama.

Kebaikan

Menurut riset, kebaikan adalah salah satu bentuk dari komitmen. Perempuan bisa menawarkan “tubuh” mereka, namun mereka harus menyeleksi pria seperti apa yang mereka inginkan.

Cinta, ketulusan, kedermawanan dan kebaikan hati adalah prasyarat bagi mereka. Perempuan masa kini yang tau akan kemampuan, status dan kekuatan mereka akan mencari laki-laki yang layak.

Walau sebetulnya ini era emansipasi, perempuan tetap menginginkan pria yang lebih sukses dari mereka karena bagi mereka, pria yang lemah dalam hal kesuksesan adalah loser alias pecundang.

BACA JUGA: Jangan Salahkan Perempuan, Coba Kendalikan Nafsumu 

Komitmen

Perempuan masa kini membenci pria tanpa komitmen. Namun sayangnya, pria sadar bahwa mereka sangat suka seks. Yang artinya, mereka paham akan menebar “benih” di mana-mana. Itulah sebabnya mereka sangat takut berkomitmen.

Perempuan akan mengandung anak selama sembilan bulan dengan akan melewati masa yang berat selama minimal lima tahun.

Mereka membutuhkan pertolongan pria selama kemungkinan enam tahun (tapi bukan berarti setelah itu kamu pergi ya).

Bagi perempuan, merawat anak adalah hal mutlak untuk generasi mereka ke depan dan mereka ingin pria melakukan hal yang sama. Dan, apa yang paling potensial bagi kelangsungan hubungan yang lama? Cinta.

BACA JUGA: Emansipasi Hadirkan Petarung Perempuan di Arena Duel

Berpendidikan dan cerdas

Bagi perempuan, pria yang berpendidikan dan cerdas artinya punya peluang untuk memiliki kekuatan, status dan resource yang tinggi.

Perempuan tak ingin pria yang gambling terhadap kesuksesan mereka karena ini menyangkut kelangsungan hidup rumah tangga dan anaknya nanti.

Pria yang cerdas juga dinilai bisa dengan baik berbagi informasi yang seru serta menyenangkan dalam berkomunikasi.

Rumit enggak rumit sih ya, apa yang perempuan masa kini inginkan dari pria. Tapi sekali lagi, setop berpikir bahwa perempuan yang menginginkan intensitas emosional adalah hal yang lemah dan salah.

Ini adalah hal lumrah dan normal secara sains, kok. Kalau kamu keberatan, apakah kamu bisa disebut sebagai pria yang tak suka tantangan?

Begitulah gaes gambaran perempuan masa kini! (Sbg/Dinda)

Comments