Influenza
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Memasuki Musim pancaroba saat ini rupanya membuat banyak orang yang mengalami gejala influenza.

Berdasarkan data World Health Organization (WHO), sekira 5-10 persen orang dewasa dan 20-30 persen anak-anak terkena influenza setiap tahun. Serta sekira 290.000 hingga 650.000 orang meninggal dunia karena penyakit tersebut.

Seseorang sangat berisiko terjangkit atau tertular virus flu saat melakukan perjalanan liburan , terutama jika bersama dengan orang yang juga mengalami influenza. baik melalui transportasi udara (pesawat), laut (kapal laut), atau darat (bus atau kereta api).

Apalagi misalnya Anda merencanakan perjalanan waktu liburan tiba, pada waktu itu sejumlah bandara, stasiun, dan terminal pasti dipadati oleh banyak orang.

Dan bisa jadi salah satu atau beberapa di antara mereka terkena influenza karena tertular  lewat udara.

BACA JUGA: Konsekuensi Mengerikan dari Gerakan Anti-Vaksin

Resiko Influenza di Daerah Tujuan Traveling

Risiko penyebaran virus influenza selama liburan juga bergantung pada waktu keberangkatan dan daerah tujuan.

Di belahan utara bumi, peningkatan risiko terjadi sekitar Oktober hingga April atau Mei, dan di belahan bumi selatan, sekitar April hingga September.

Sementara di beberapa negara tropis, seperti Indonesia, penyebaran flu bisa terjadi sepanjang tahun.

Mengantisipasi Influenza Saat Travelling

Untuk mencegah terjangkit influenza, kita bisa memulainya dengan menjalankan gaya hidup sehat yang dapat meminimalkan penyebaran virus. Misalnya mencuci tangan dan menutup mulut hidung ketika bersin

Cara lainya mencegah hal itu adalah dengan menerapkan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)agar menggunakan vaksinasi flu tahunan sebagai cara paling efektif untuk mencegah terkena flu.

BACA JUGA: Jenis-jenis Virus yang Patut Diwaspadai Saat Ini

Vaksinasi flu merupakan cara yang efektif untuk mencegah infeksi virus influenza. Kamu bisa melakukan vaksinasi flu setidaknya dua minggu sebelum melakukan perjalanan sebab vaksin ini membutuhkan waktu kurang lebih dua minggu untuk membentuk antibodi.

Vaksin ini bekerja untuk membantu kekebalan tubuh, namun hanya akan bertahan setidaknya satu tahun setelah pemberian vaksinasi influenza tersebut dilakukan. Hal itu dikarenakan virus penyebab flusecara terus menerus melakukan mutasi gen.

BACA JUGA: Resiko Berhubungan Intim Saat Kondisi Flu

Hal Penting Sebelum Melakukan Vaksin

Jika kamu pertama kali melakukan vaksinasi flu, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter yang akan melakukan vaksinasi terhadapmu.

Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko yang mungkin terjadi. Namun jika Anda sudah berkali – kali melakukan vaksinasi, maka silahkan dilanjutkan.

Seseorang yang melakukan vaksinas inluenza i, sama saja dengan melakukan investasi kesehatan di masa depan. (Sbg/Rig)

Comments