Anti-Cafe tengah tren di Eropa
(Sumber: yoamoelcafedecolombia.com)

Sabigaju.com – Beberapa tahun belakangan ini trend anti-cafe kian menjamur di Eropa. Kehadiran anti-cafe sendiri dianggap sebagai alternatif bagi orang yang menganggap mahalnya tarif sewa co-working space dan memilih tidak untuk menyelesaikan pekejaanlantaran terlalu banyak distraksi

Kehadiran anti-cafe sendiri dianggap sebagai solusi dengan menggabungkan konsep working space dan cafe. anti-cafe didesain untuk tipe kreatif masa kini, menggabungkan suasana kedai kopi yang mengundang dengan fungsionalitas ruang kerja bersama dan kenyamanan rumah.

Jenis properti hybrid ini, juga dikenal sebagai “ruang duduk bayar per menit”, pelanggan hanya membayar jumlah waktu yang mereka habiskan dan yang lainnya gratis.

Sebab anti-cafe biasanya menyediakan teh, kopi, dan makanan ringan – sebanyak yang kamu inginkan. Kamu juga bisa membawa makanan atau minuman sendiri.

Beberapa pengelola anti-cafe malah Ada menyediakan sarana bermain musik seperti piano, permainan papan, malam puisi dan kelas bahasa.

Nah kali in Sabbigaju mau ajak kalian mengenal sederet anti cafe di daratan Eropa:

BACA JUGA: Rekomendasi Warung Kopi Terbaik di Dunia Nih Gaes! 

1. ClockWork

Anti cafe yang berada di kawasan Northern Quarter di Kota Manchester, terbuka untuk semua orang, dan kamu nggak perlu jadi member bila ingi berkunjung ketempat ini.

Anti cafe ini menyediakan ruang dan platform tempat seniman, pelajar, pekerja lepas, dan masyarakat umum dapat berkumpul untuk bersantai, terhubung, berkolaborasi, dan berkreasi.

(Foto: Instagram.com/clockworkmanc)

Di tempat ini  kamu dapat datang untuk bertemu orang baru, bersosialisasi dan menghadiri acara menarik, menghabiskan waktu sendiri yang berkualitas, membaca buku atau mengerjakan proyek besarmu berikutnya!

Di sini kamu hanya membayar per menit, dan bebas minum kopi dan teh ataupun camilan yang sudah disiapkan barista.

2. Seneca Anticafe

Anticafe ini berada di Kawasan Bukares Rumania . Anticafe ini menampilkan interior unik dan bergaya industri serta fasilitas bisnis modern,

Tempat ini berfungsi sebagai tempat pertemuan dan ruang kerja bersama untuk siswa, pekerja lepas, ataupun wirausahawan

(Foto: facebook.com/seneca.anticafe)

Dengan kurang dari 2 euro per jam, kamu  memiliki kopi, makanan ringan, dan Wi-Fi tanpa batas, serta akses gratis ke perpustakaan universitas dan peralatan kantor seperti printer, pemindai, dan proyektor HD.

Kamu juga melihat berbagai koleksi buku yag terdapat di area perpustakaan anti-kafe ini.

BACA JUGA: Rekomendasi Kedai Kopi Jadul di Ibukota 

3. Be’kech, Berlin

anti-cafe satu ini dirancang agar terlihat dan terasa seperti bagian dari rumahmu sendiri.

Be’kech Berlin yang sangat keren menyajikan suasana santai dan menginspirasi hanya dengan 5 sen per menit di lingkungan yang trendi sekaligus populer.

Anti-cafe Bekech di Kota Berlin
(Foto: facebook.com/bekech.berlin)

Sebagian bar, sebagian tempat kerja umum, anti-kafe berseni adalah yang pertamadi ibu kota Jerman.

Anti-cafe ini bakal menyambut pengunjung dengan Wi-Fi berkecepatan tinggi, kopi & teh segar, makanan musiman, dan banyak fasilitas kerja bersama yang cerdik – semuanya gratis biaya.

Pada malam hari, tempat ini menjadi hidup dengan pertunjukan musik, seni, dan budaya.

4. Anti-Cafe Lyon

Anti-cafe i Lyon ini berada tepat di jantung kota. Hanya beberapa langkah dari Place des Terreaux,

Anti-Cafe ei kota Lyon Perancis
(Foto: Instagram.com/viktoriah21)

Tempat ini lebih dari sekadar ruang kerja bersama. Pengunjung  dapat menghabiskan hari dengan membaca, mengunyah, atau mengobrol sambil menikmati cappuccino berbusa.

Dengan hanya membayar harga €5 per jam atau €24 sehari, kamu bakal bisa mengakses ke tempat, kopi yang sangat baik, konter gourmet yang diisi dengan barang-barang buatan sendiri yang lezat, serta layanan seperti Wi-Fi, printer, proyektor, atau telepon bilik.

Lantas apakah kehadiran berbagai anti-cafe bakal menggeser tren co-working space?

Comments