Anji dan Hadi Putranto
(Foto: Instagram.com/duniamanji)

Sabigaju.com – Publik dan netizen kini tengah ramai membicarakan nama musisi Erdian Aji Prihartanto atau akrab disapa Anji lantaran sebuah video kontroversi di YouTube bersama Hadi Pranoto.

Dalam video wawancara Anji, Hadi Pranoto menyebutkan cairan antibodi Covid-19 yang ditemukannya bisa menyembuhkan ribuan pasien positif corona.

Hadi Pranoto disebut sebagai seorang profesor, pakar mikrobiologi, sekaligus Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19. Hadi Pranoto mengklaim bahwa temuan antibodi Covid-19 itu telah menyembuhkan banyak orang dari infeksi virus corona.

Menyusul besarnta kontroversi yang terjadi, belakangan YouTube menghapus video wawancara Anji dengan Hadi Pranoto tersebutkarena melanggar pedoman komunitas YouTube.

’Video YouTube ini telah dihapus karena melanggar Pedoman Komunitas YouTube,” begitu keterangan yang tersedia ketika hendak mengakses link ke video tersebut.

BACA JUGA: Anji, Mending Bernyanyi daripada Bikin Kontroversi

Hadi Pranoto Seorang Dokter?

Tak sedikit netizen yang  curiga saat Hadi Pranoto disebut sebagai seorang profesor, pakar mikrobiologi, sekaligus Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19. dalam video tersebut.

Lebih anehnya lagi Hadi yang mengklaim sudah 20 tahun meneliti obat Covid-19 jauh sebelum virusnya ada.

Dan ketika netizen  mencari karya ilmiah atas nama Hadi Putranto, tak ada stasi atau jurnal di Google Scholar dan scopus atas namanya. yang ditemukan ,

Padahal untuk orang yang bergelar profesor, sebuah karya ilmiah dan dari kampus mana dia berada seharusnya ada.

Sosok Hadi Pranoto sempat muncul di pemberitaan yang viral karena mengundang raja dangdut Rhoma Irama di Bogor saat pandemi Covid-19.

Hadi Pranoto ternyata  keluarga pengundang Rhoma Irama dalam gelaran hajatan khitanan saat pandemi di Bogor.

BACA JUGA: Gaes, Hindari Sederet Perilaku Covidiot Berikut Ini 

Pakar Kesehatan Geram

Sejumlah dokter spesialis lewat akun media sosial mereka mengungkapkan kegusarannya kepada Anji di Twitter mereka, Mereka merespons konten Anji berjudul Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan!!

Aris Ramdhani, dokter spesialis bedah umum menyatakan perbuatan Anji dengan menghadirkan narasumber yang tidak jelas latar jelas keilmuwannya tapi mengklaim menemukan obat, sangat membahayakan. Ia pun mencuitkan kegusarannya kepada suami Wina Natalia itu.

“Kali ini apa yang Anji lakukan sudah keterlaluan dan membahayakan orang banyak. Mengajukan isu bahwa obat Covid sudah ada tanpa mengikuti prosedur uji klinis atau apapun. Terutama untuk golongan masyarakat yang cenderung percaya begitu saja dengan influencer. Demi konten,” cuitnya.

Demikian juga Jaka Pradipta, dokter spesial paru tersebut langsung memberikan stempel informasi yang terdapat pada konten Anji itu semuanya ngawur dn sangat sesat

Ketegasan juga diungkapkan Ferdiriva Hamzah, dokter spesialis mata. Pria yang juga merangkap sebagai penulis novel ini bahkan meminta Ikatan Dokter Indonesia menyeret Anji dan Hadi Pranoto ke polisi.

“Seret ke jalur hukum,” cuitnya sambil menautkan link berita portal yang memberitakan kegusaran IDI dengan perilaku Anji.

BACA JUGA: Social Media Distancing Juga Perlu Kamu Lakukan 

Bijak Lebih Baik Ketimbang Bikin Kontroversi

Seharusnya sebagai seorang pelaku media sosial dengan follower besar Anji seharusnya bisa lebih bijak dengan berperan aktif dalam menyadarkan masyarakat tentang bahayanya Covid.

Dunia saat ini memang sedang sakit, yakni karena pandemi Covid-19, tetapi jangan membuat bangsa ini tambah sakit dengan pernyataan-pernyataan yang tidak berdasar.

Jangan hanya karena ingin mendapatkan viewer lantas  menghalalkan segala cara harus dilakukan. (Sbg/Rig)

Comments