Kanker Darah
Istri presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, sedang menjalani perawatan medislantaran mengalami kanker darah.(Foto Twitter @AndiArief__)

Sabigaju.com – Istri presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit National University Hospital Singapura sejak 2 Februari 2019 lalu lantaran mengalami kanker darah.

Kabar sakitnya mantan Ibu Negara ini tentu menuai banyak reaksi dari berbagai pihak, salah satunya berasal dari Presiden Jokowi.

“Doa kami semua untuk kesehatan Ibu Ani Yudhoyono,” tulis Jokowi dan Iriana Jokowi dalam kartu yang diunggah Ani di akun Facebook-nya.

Tak hanya Jokowi dan sejumlah tokoh penting, warga Indonesia pun turut mengirimkan doa untuk kesembuhan Ani Yudhoyono.

Tak hanya itu, melalui media sosial Twitter,  puluhan ribu netizen mengusung tagar  #CepatSembuhBuAni, seraya berharap agar Ani Yudhoyono  bisa kembali sehat.

BACA JUGA:

 

Jokowi Utus Dokter Terawan

(Foto: Instagram aniyudhoyono)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memerintahkan dokter kepresidenan untuk menangani , Ani Yudhoyono.  di rumah sakit National University Hospital Singapura

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan dokter yang dikirim untuk menangani Ani Yudhoyono adalah Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Mayjen TNI Terawan Agus Putranto.

Diketahui, Leukimia merupakan satu jenis kanker darah mematikan yang bisa menyerang siapa pun. Leukemia atau kanker darah merupakan jenis kanker cair.

Penyebab Kanker Darah

Secara umum para ilmuwan pun masih belum mengetahui secara pasti apa penyebab kanker darah namun umumnya lantaran pertumbuhan yang tidak terkendali dari sel-sel darah.

Pada normalnya, sel-sel darah di dalam tubuh mengikuti jalur pertumbuhan teratur, pembelahan, dan kematian tapi sel-sel kanker darah tidak.

Sel-sel penyebab kanker darah tidak mati secara otomatis. Selain itu, sel-sel kanker darah yang tidak normal dapat menyebar ke daerah lain, menekan sel darah normal dan menghambat fungsinya.

Kanker ini juga memiliki kecenderungan genetik. Jadi, jika keluarga terdekat Anda seperti orangtua, saudara kandung, kakek, ataupun nenek memiliki riwayat penyakit ini, maka kamu pun berisiko memilikinya juga.

Selain itu, ada juga faktor-faktor lain yang bisa jadi penyebab kanker darah. Yakni di antaranya paparan bahan kimia berbahaya, paparan radiasi, serta infeksi virus tertentu.

Gejala Kanker Darah

Dikutip dari Prevention.com, dokter Martha Wadleigh dari Dana-Farber Cancer Institute mengatakan, leukemia pada orang dewasa umumnya ditemui pada usia 50-70 tahun.

Berikut gejala kanker darah yang tidak begitu jelas dan dianggap masalah biasa.

1. Kulit pucat

Kanker dalam darah bisa membuat sel darah rusak atau menghambat produksi sel darah merah di sumsum tulang. Akibatnya, bisa terjadi anemia yang menyebabkan kulit terlihat pucat.

Tangan juga bisa terasa dingin sepanjang hari.

2. Kelelahan

Kelelahan merupakan gejala umum dari Leukemia. Jangan anggap remeh saat Anda merasa sangat lelah sepanjang waktu padahal tidak sedang melakukan kegiatan yang padat.

Kamu akan merasa tidak berenergi dan merasakan kelelahan terjadi lantaran kekurangan darah.

3. Mudah infeksi atau demam

Sel darah adalah komponen penting dalam sistem kekebalan tubuh. Bila terkena Leukemia yang mengacaukan sel-sel darah, kekebalan tubuh pun akan menurun. Anda akan menjadi mudah infeksi, lalu demam berulang.

4. Sesak napas

Waspadai adanya masalah pada tubuh ketika mulai sering merasa sesak napas. Misalnya, saat melakukan aktivitas fisik, seperti menaiki tangga, tiba-tiba cepat terengah-engah dan sesak napas.

Padahal sebelumnya tidak pernah merasakan demikian.

5. Memar

Muncul memar pada kulit secara tiba-tiba bisa jadi tanda Leukemia. Selain memar, bisa juga hanya muncul bintik-bintik merah. Hal ini disebabkan oleh rendahnya trombosit sehingga terjadi perdarahan.

6. Sering Berkeringat di Malam Hari

Selain lima gejala umum di atas, beberapa orang juga akan merasa berkeringat di malam hari hingga pegal atau nyeri pada persendian tubuh kita. (Sbg/Rig)

 

Comments