Malam Satu Suro sering dikaitkan dengan hal mistis
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Salah satu tradisi unik yang hingga kini dipelihara oleh Suku Jawa di Tanah Air adalah perayaan Malam Satu Suro.

Penamaan Suro sendiri bermula Ketika Penguasa Kerajaan Mataram, Sultan Agung Hanyakrakusuma (1613-1645) ingin menyatukan kalender Saka (perpaduan kalender Jawa dan Hindu) dengan penanggalan Hijriah.

Dengan adanya Suro, masyarakat Jawa pedalaman yang memakai sistem Saka, serta penduduk Islam pesisir yang memakai sistem Hijriah bisa bersatu.

Dalam kepecayaan Kejawen, bulan Suro memang dianggap istimewa. Salah satu buku berjudul Misteri Bulan Suro Perspektif Islam Jawa karangan Muhammad Sholikhin mengatakan bahwa pada mala mini adalah kedatangan Aji Saka yang membebaskan rakyat Jawa dari kuasa gelap makhluk gaib raksasa.

Selain itu bulan ini juga dipercayai sebagai bulan kelahiran aksara Jawa.Kepercayaan tersebut ternyata terus turun menurun hingga saat ini.

Nah, menariknya Malam Satu Suro sendiri sering dikaitkan dengan hal hal mistis ataupun kehdiran mahluk gaib.

BACA JUGA: Mengapa Manusia Punya Rasa Takut Pada Hantu?

Pesta Tahun Baru Mahkluk Gaib

Salah satu mitos yang hingga kini hidup di masyarakat ada yang menyebut kalau momen Malam Satu Suro adalah Malam pesta Tahun Baru bagi para makhluk gaib. Sehingga banyak diantara mereka yang keluar dari tempat persinggahan masing-masing.

Anehnya mitos ini kerap dikaitkan dengan hadirnya penampakan serta gangguan makhluk gaib pada malam itu. Kisah ini pasti kerap terdengar di telinga kita.

Bahkan banyak orang-orang menganggap malam 1 suro ini membawa kebencanaan atau kesialan yang akan menimpa manusia. Karena dari itu ritual ruwatan seringkali diadakan dengan maksud untuk membuang kesialan.

Tumbuh dan hidupmya anggapan Malam satu Suro sebagai momen pesta mahluk ghaib juga tak lepas dari sebagian masyarakat Jawa yang hingga kini meyakini, bahwa di malam tersebut, arwah leluhur yang telah meninggal dunia akan kembali dan mendatangi keluarganya di rumah.

Bukan hanya itu saja, bahkan beberapa orang menambahkan peristiwa lebih seram lagi . Misalnya ada yang  meyakini jika pada malam satu suro arwah dari orang-orang yang menjadi tumbal pesugihan akan dilepaskan dan diberi kebebasan pada malam tersebut sebagai hadiah pengabdiannya selama setahun penuh.

Entah dari mana awal mitos-mitos ini muncul, yang jelas mitos tersebut hingga saat ini masih dipercaya. Dan pastinya bakal membuat kita merinding.

BACA JUGA: Foto Pocong Antara Mistis, Phasmophobia Hingga Pareidolia 

Andil Jagat Entertainment

Yang tak kalah menarik dunia entertainment moderen juga ikut-ikutan menambah seram  momen Malam Satu Suro dengan lewat sejumlah film

Pada tahun 1988, sutradara Sisworo Gautama Putra membesut sebuah film berjudul “Malam Satu Suro” dengan menggandeng aktris  Mendiang Suzanna.

Film ini menceritakan upaya seorang dukun bernama Ki Rengga yang ingin membangkitkan arwah seorang wanita bernama Suketi yang gentayangan dalam wujud sundel bolong.

Agar wujud sundel bolong menjadi seorang manusia, Ki Rengga menancapkan paku di atas kepalanya.

Di tahun 2019, mitos ini kembali diangkat menjadi tema dalam sebuah Film bioskop  yang di sutradarai Anggy Umbara  berjudul “Satu Suro”  yang mengisahkan bagaimana sebuah keluarga menghadap gangguan mahluk halus

Nah, semoga informasi ini bisa menambah wawasant terhada  anggapan ataupun mitos yang seputar angkernya Malam Satu Suro. (Sbg/Rig)

Comments