Menjaga Lingkungan
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Sepatunya menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, baik pria maupun wanita. Namun hingga kini sepertinya tanggung jawab ramah lingkungan masih banyak dilakukan oleh wanita ketimbang pria.

Hal ini sedikit banyak didorong oleh pandangan maskulinitas yang melekat di hati dan pikiran begitu banyak pria. Mereka menghindari perilaku ramah menjaga lingkungan karena takut dianggap akan merusak identitas maskulin mereka

Tentunya bikin dongkol hati bukan? Asumsi keliru soal maskulinitas tersebut ternyata juga bisa merusak bumi. Kenapa?

BACA JUGA: Cara Pria Perangi Toxic Masculinity 

Takut Dicibir, Alasan Banyak Pria tidak Menjaga Lingkungan

Masih banyak pria yang ketakutan dicibir banci hingga tidak jantan hanya karena mereka menjaga lingkungan dan kebiasaan baik lainnya yang bisa melindungi bumi.

Fakta ini disampaikan oleh sebuah studi akademik, Sex Roles. Itu sebabnya, jangan heran jika kamu jarang melihat pria membawa tas reusable ketika berbelanja grocery.

Dalam tiga riset, para peneliti melihat bahwa persepi soal lingkungan hidup ini sangat erat kaitannya dengan gender.

BACA JUGA: Nih, Sederet Kebiasaan Beracun yang Kerap Dianggap Normal 

Dua dalam tiga riset itu, para peneliti membuat tokoh fiksi. Partisipan diminta menebak orientasi seks tokoh fiksi ini dari semua aktivitas fisiknya.

Menurut para peneliti, partisipan juga merasa tidak yakin dengan orientasi seks seseorang atau maskulinitas mereka jika menyukai kegiatan penghijauan.

Mungkin inilah yang menghalangi pria mau turut serta mencintai bumi lewat beberapa aktivitas green habit.

“Orang akan menghindari perilaku tertentu yang tidak sesuai untuk mengatur kesan gender mereka. Mereka juga menghindari sesuatu yang tidak disukai oleh mayoritas jenis kelamin mereka,” kata seorang profesor psikolog Janey Swim.

Menjaga Lingkungan
(Foto: Pexels)

BACA JUGA: Detoks Maskulinitas Buat Sikap Cuek Cowok

Dengan ini, akan banyak sekali promosi terkait aktivitas pecinta lingkungan agar terkesan lebih macho.

Misal, pria sejati tidak akan memakai tissue, dan lain sebagainya. Apakah nantinya ini akan berhasil atau tidak, yaa kita doakan saja semoga berhasil.

Namun daripada menunggu promosi semacam itu, ada baiknya kita mempromosikan bahwa green habit sama sekali tak ada kaitannya dengan orientasi seks seseorang.

Pria yang menerapkan green habit adalah bagian dari mereka yang perlu dikagumi karena kecintaannya pada planet bumi.

Mulai dari sekarang, kamu mau melakukannya? (Sbg/Dinda)

Comments