Aktivitas memasak baik untuk kesehatan mental
(Foto; Unsplash.com)

Sabigaju.com – Berbagai anjuran dan Kebijakan pembatasan fisik selama pandemi COVID-19 ternyata ikut mengubah pola konsumsi masyarakat. Kini aktivitas memasak di rumah jadi lebih populer dibanding sebelum pandemi.

Aktivitas memasak seakan menjadi tren baru yang tak hanya dilakukan masyarakat biasa namun juga di kalangan selebriti. Beberapa selebriti bahkan menunjukkan hasil kreasi masakan mereka selama di rumah lewat akun instagram mereka.

Aktivitas memasak memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Memasak bisa jadi semacam terapi menenangkan yang baik untuk kondisi kejiwaan kita, telebih di masa-masa sulit pandemi seperti ini.

Berikut sederet manfaat memasak di rumah untuk kesehatan mental, melansir Bustle.

1. Memberikan rasa bangga

Aktivitas memasak  memiliki efek positif untuk kesehatan mental pada dua cara, yakni proses memasak dan hasil masakan.

Memasak memberikan sesuatu yang nyata dari usaha sendiri. Secara psikologi, hal ini dikenal dengan behavioral activation atau aktivasi perilaku.

Saat memasak selesai dilakukan, orang akan merasa senang dan bangga saat melihat hasil pekerjaannya. Hal ini akan merangsang efek positif bagi tubuh.

BACA JUGA: Kebiasaan Memasak Lebih Baik daripada Pesan Makanan Via Online 

2. Meningkatkan fokus dan kreativitas

Aktvitas memasak melibatkan proses menyiapkan bahan lalu mencampurkannya untuk mendapatkan makanan yang nikmat. Proses ini tidak menimbulkan kecemasan, melainkan meningkatkan fokus dan kreativitas.

Menurut seorang konselor bernama Nicole Lambert dari Movement Counseling Services menyatakan aktivitas  memasak membantu menjaga kesehatan mental karena memantik kreativitas.

“Memasak adalah salah satu jalan menyalurkan energi, bisa berfungsi sebagai distraksi atau pemecah kejenuhan, dan membantu kita menguasai keterampilan di dapur. Memasak juga sekaligus berfungsi mengekspresikan emosi dengan media yang berbeda,” ujarnya

Studi penelitian menunjukkan, kreativitas dalam proses memasak memicu rasa bahagia pada orang yang melakukannya.

3. Meningkatkan kualitas hidup

Hasil penelitian beberapa waktu lalu menemukan fakta , terapi memasak memberikan pengaruh positif pada kehidupan mulai dari sosialisasi, harga diri, dan kualitas hidup.

Saat memasak, Anda dapat meningkatkan hubungan personal dengan membicarakan resep. Makanan yang dihasilkan juga dapat membuat Anda menjalin dan merekatkan hubungan serta memulai komunikasi dengan orang lain.

BACA JUGA: Belajar Memasak Lewat You Tube Bikin Kita Tambah Mahir?

4. Meditasi

Aktivitas Memasak juga bermanfaat sebagai proses meditasi yang baik bagi kesehatan mental.

Saat pikiran suntuk dan dipenuhi hal-hal negatif seperti kekhawatiran dan ketakutan, memasak dapat meredakan ketegangan.

Saat memasak, otak dan tangan akan fokus untuk membuat makanan, sehingga pikiran negatif akan teralihkan.

“Memasak tidak hanya menenangkan pikiran, tapi juga merilekskan tubuh,” kata praktisi meditasi Justyna Wawrzonek.

BACA JUGA: Alasan Mengapa Cewek Cinta Banget Sama Cowok yang Hobi Memasak 

5. Menjaga kesehatan otak

Kesehatan otak memengaruhi kesehatan mental.  Nah, kegiatan memasak ternyata merangsang sel-sel otak tetap aktif sehingga dapat mencegah penyakit Alzheimer.

Dan lebih dari dari itu aktivitas memasak juga membuat seseorang lebih sadar terhadap apa yang dikonsumsi dan kebersihan pun lebih terjaga sehingga baik untuk kesehatan secara menyeluruh. (Sbg/Rig)

Comments