Aktif Bergaul
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Yang namanya generasi zaman now itu pasti senang sekali dengan yang namanya aktif bergaul alias nongkrong dan hangout. Antara kebutuhan supaya dibilang kekinian supaya nggak ketinggalan mengikuti perkembangan yang tengah hype

Terlebih sekarang ini memang banyak tempat menarik dan seru untuk hangout. Belum lagi kalau banyak teman dan kenalan kece wah bisa jadi kita tambah aktif gaul dan lebih sering hangout pastinya

Nah, kalau kita aktif bergaul, pastinya pengeluaran pun bisa jadi bakal bengkak alias boros dan bisa membuat kita gampang berhutang lho!

Yuk Simak ulasan berikut ini agar bisa mengatasi hal itu.

BACA JUGA: Stop Menghabiskan Banyak Uang Hanya untuk Bikin Orang Terkesan!

Aktif Bergaul Picu Masalah Keuangan 

Konsultan psikolog klinis dari Cardinal Clinic, Dr. Roz Halari menjelaskan, ketika media sosial dan FOMO (Fear of Missing Out – takut ketinggalan) mengambil peran, alasan orang berutang tidak hanya untuk bersosialisasi.

Beberapa orang menjadi rentan menghabiskan lebih banyak uang sebagai kondisi psikologis pra-eksistensi atau karakter perilaku. Kondisi ini menyebabkan mereka seolah tidak punya batasan finansial.

Banyak orang menjadi overspending, atau memiliki pengeluaran berlebih. Ada pula kondisi psikologis uang memengaruhi perilaku pengeluaran kita.

“ADHD -spontanitas, impulsif, kontrol impuls yang buruk- sering kali mengarah pada pengeluaran berlebih dan akumulasi utang. Fluktuasi suasana hati juga dapat menyebabkan kita mengalami pengeluaran berlebih dan manajemen keuangan yang buruk,” kata Halari.

Kepribadian seperti obsesif, impulsif, spontanitas, serta faktor-faktor seperti suasana hati yang buruk dan harga diri yang rendah juga dapat membuat kita cenderung melakukan pengeluaran berlebih.

Mereka, kata Halari, seringkali tidak mampu melihat konsekuensi dari perilaku tersebut. Di satu sisi mereka berperilaku sedemikian rupa karena respons kondisi.

Namun di sisi lain, pengeluaran yang berlebihan dan tabungan dapat menjadi bagian dari kepribadian mereka, menunjukkan kondisi saat ini atau bahkan dapat bertindak sebagai mekanisme koping.

“Memiliki pengeluaran berlebih bisa menjadi candu bahkan obsesi,” tambahnya.

BACA JUGA: Gaya Hidup Latte Factor, Boros dan Bikin Keuangan Hancur

Memicu Masalah Mental

Memiliki utang karena faktor sosial aktif bisa membawa stres dan memicu sejumlah masalah kesehatan.

Dalam studi yang pernah dipublikasikan oleh Royal College of Psychiatrists mengungkapkan bahwa separuh dari warga dewasa Inggris mengalami masalah utang dan juga kesehatan mental.

Mulai dari kecemasan, suasana hati buruk, dan lainnya. Menolak ajakan nongkrong atau bergabung dalam pesta minum bersama teman-teman mungkin menjadi hal yang sulit, namun selalu ada cara untuk menolaknya dan sedikit berhemat.

Katakan saja bahwa kamu perlu menyisihkan uang untuk keperluan di bulan depan atau aktivitas tertentu.

Kamu tak perlu menceritakan soal utangmu pada siapapun. Siapa yang menurutmu perlu tahu adalah sepenuhnya hakmu. Namun, jika kamu pikir hal itu bisa mengurangi FOMO alias rasa takut ketinggalan yang kamu alami, maka kamu bisa melakukannya.

BACA JUGA: Gaes, Jangan Sampai Jatuh Cinta Bikin Dompet Jebol 

Langkah Perubahan

Untuk perubahan, mulailah dengan perencanaan bujet sehingga kamu tahu berapa uang yang kamu sisihkan untuk rekreasi dan usahakan tidak melebihi batas pengeluaran yang kamu tentukan.

Jika kamu sudah tiba di pertengahan bulan namun sudah mencapai batas pengeluaranmu, maka cobalah mengatur agar pengeluaranmu di sisa bulan tidak berlebih.

Selain itu ada baiknya kamu tidak mengaktifkan kartu kredit baru atau mengambil paket perjalanan di awal gajian karena hal itu hanya akan memperburuk kondisi keuangan. Menjadi pemburu diskon juga merupakan hal bermanfaat.

Pertimbangkan dan tegaslah  acara-acara mana yang paling penting untuk kamu hadiri. Jika sahabatmu menikah, misalnya, kamu tak ingin melewatkan momentum penting tersebut.

Namun menghadiri acara seperti pernikahan sebetulnya bisa direncanakan sejak lama, termasuk menyisihkan uang untuk keperluan tersebut.

Ada banyak cara untuk meminimalisasi utang karena keperluan sosial tersebut. Dan cara terbaik untuk mengatasi adalah dengan bersikap jujur dengan diri sendiri dan teman-teman dekatmu.

Kecuali acara yang dihadiri sangatlah penting, seorang teman seharusnya memahami situasimu alih-alih memaksamu hadir ketika finansialmu tengah tidak baik.

So, gaes waspada yah soal pengeluaran keuangan saat kamu aktif bergaul! (Sbg/Rig)

Comments