Source : stylecraze.com

Sabigaju.com – Banyak orang yang ternyata mempunyai masalah gigi berlubang, namun tidak banyak yang sadar bahwa ini akan berdampak serius bagi tubuh.

Gigi berlubang dalam bahasa medis disebut dengan caries dental, merupakan hal yang banyak terjadi di masyarakat, penyakit ini dialami oleh anak-anak hingga orang tua

Tahukah kamu bahwa sebanyak 70% penduduk Indonesia atau setara 150 juta penduduk telah menderita gigi berlubang rata-rata sebanyak 5 gigi?

Hal tersebut diungkapkan ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Dr Drg Zaura Anggraeni MDS di sela semintar GlaxoSmithKline (GSK) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) bertajuk Laksanakan Program Kerja Tingkatkan Kesehatan Gigi dan Mulut Warga Lansia di Jakarta.

Memang cukup banyak orang yang membiarkan gigi mereka tidak terawat. Baik karena alasan malas, takut atau memang tidak menghiraukan dampak lebih lanjut dari siksaan tersebut.

Tapi apakah kamu semua sudah mengetahui jika gigi kamu dibiarkan tidak terawat maka akan membawa dampak yang tidak baik bagi anggota tubuh lain?

source: https://www.dream.co.id

Dampak Gigi Berlubang Bagi Tubuh

ilustrasi pixabay

Gigi berlubang tidak bisa selamanya kita sepelekan. Akan lebih baik jika nantinya kamu memeriksakan gigi yang berlubang kepada dokter terpercaya. Karena dengan gigi berlubang ternyata bisa mendatangkan dampak buruk bagi bagian fungsi tubuh kamu yang lain. Berikut adalah potensi penyakit lebih lanjut jika gigi berlubang dibiarkan:

1. Rasa Nyeri yang Parah

Awal mula penyakit gigi biasanya terjadi karena gigi berlubang. Gigi yang berlubang tersebut kerap mendatangkan rasa nyeri yang tidak boleh dianggap sepele. Tingkat sakit rasa nyeri ini akan tergantung dari seberapa besar gigi yang berlubang. Bisa jadi kamu tiba-tiba merasakan sakit yang berdenyut di bagian gigi lalu hilang.

Kalau rasa nyeri tersebut didiamkan kadang bisa muncul lagi dan menjalar ke telinga dan rahang sampai sebabkan sakit kepala. Jika demikian yang terjadi kadang bisa membuat aktivitas kamu jadi terhambat. Bahkan tidak jarang ketika nyeri tersebut muncul kamu jadi lebih sensitif mudah marah dan sebagainya. Tentu kamu semua tidak ada yang mau kan?

2. Mempengaruhi Struktur Rahang

Ada baiknya kalau gigi kamu berlubang jangan sampai dibiarkan terlalu lama yah sob. Karena hal ini bisa menyebabkan infeksi. Dimana infeksi gigi itu bisa menyerang gusi bahkan bisa mengakibatkan kerusakan pada bagian tulang kamu.

Apabila terdapat beberapa gigi yang ompong akibat pembusukan maka secara otomatis gigi akan bergeser dan mempengaruhi struktur gigi kamu dan tentu akan berpengaruh pada struktur rahang juga.

3. Terjadinya Abses (Kantong Nanah)

Hal ini adalah yang terjadi jika gigi berlubang tidak diobati sehingga infeksi menyebar ke jaringan lunak dari pulp, mulut, atau rahang. Pembentukan abses atau kantong nanah, dapat dilihat di sekitar gusi atau gigi dan akan menimbulkan rasa yang sangat menyakitkan.

Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Zaura Anggraeni di sela pencanangan Hari Kesehatan Gigi Nasional di Lapangan Gazibu Bandung mengatakan salah satunya kalau suatu infeksi gigi yang hingga membuat menjadi Abses bisa mengakibatkan penekanan saluran pernapasan.

Zaura mengatakan, dari sejumlah riset yang dikerjakan di antaranya oleh Kementerian Kesehatan, diperkirakan 70 persen warga Indonesia memiliki empat gigi yang sudah mati.

4. Penyakit Gusi

Para dokter Kardiologi dan Periodontologi telah lama meneliti hubungan antara gigi dan organ tubuh lain. Kalau terdapat seseorang yang mengalami gangguan pada gigi dan gusi ternyata bisa mengarah kepada penyakit lain yang lebih serius.

Penyakit gusi atau Gingivitis adalah terdapatnya rasa nyeri dan peradangan pada gusi yang bisa menjalar pada bagian gusi lainnya. Hal ini membuat gusi tampak merah dan bengkak bahkan gusi akan berdarah ketika dipegang atau disikat. Istilah yang menyangkut keluhan gusi disebut Periodontitis.

5. Penyakit jantung

Beberapa penelitian telah menunjukan jika penyakit Periodontal (penyakit gigi dan gusi), berhubungan dengan penyakit jantung.

Seperti yang terdapat pada jurnal internasional kedokteran gigi bulan september 2012 lalu yang mengatakan bahwa ada hubungan antar peradangan jaringan pendukung gigi/periodontitis dengan penyakit jantung. Hal ini dibuktikan melalui penelitian pada pasien yang menderita periodontitis ternyata juga mempunyai radang yang ada pada jantung.

Selain itu sebagaimana disampaikan pada Forum Ilmiah Periodontist Eropa di Austria bulan juni tahun 2012 lalu menyimpulkan bahwa bakteri Poprphyromonas Gingivalis yang terdapat pada kondisi Periodontitis dapat juga merangsan produksi sitokin. ini adalah suatu produksi yang akan membuat peran dalam terjadinya penyumbatan pembuluh darah ke jantung.

Pengobatan untuk infeksi ini bisa dilakukan dengan menggunakan antibiotik.

6. Penyakit  Stroke

Dengan adanya hubungan antara faktor dari Periodontal sebagaimana disebut di atas secara tidak langsung akan berkorelasi dengan kemungkinan bahaya stroke.

Hal ini dikuatkan dengan penelitian dari University of Bristol Inggris melalui Profesor Howard Jenkins pada pertemuan Society for General Microbiology di Dublin.

Pada risetnya, Jenkins mengemukakan sedikitnya terdapat 700 jenis bakteri dalam mulut manusia. Jika gigi tidak dibersihkan maka bakteri akan berkembang dalam mulut.

Meskipun tidak semua bakteri tersebut berbahaya namun ada beberapa di antaranya yang dapat memicu proses biologis dan menimbulkan penyakit pada pembuluh darah yang berujung pada serangan jantung dan stroke.

Jadi kamu sendiri kapan terakhir ke dokter gigi sob? (Sbg/Ary)

Comments