Mitos Keliru
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Meski kita hidup di era kecanggihan teknologi, namun, begitu banyak aspek di dunia ini, yang tidak lepas dari yang mitos yang keliru.

Bahkan untuk urusan mendapatkan kebahagiaan pun, kita kerap mendengar mitos keliru ini dan itu. Padahal jika diyakini dan dipraktekkan tidak mendatangkan kebahagiaan hidup.

Nah, ada sederet mitos keliru yang perlu kamu dihindari bila kamu ingin bahagia!

Mitos Keliru: Kebahagiaan Itu Selamanya

Faktanya guys! Hidup itu pastinya memiliki lika-liku emosi dan situasi yang naik-turun. Hari ini kita bahagia dan besok kita sedih. Dan roda perputaran seperti ini akan terus berjalan hingga menjelang kita meninggal nanti.

So, kalau kamu tidak ingin merasa kecewa dan ingin hidup yang lebih bahagia, buang jauh-jauh mind-set keliru ini. dengan menerapkan  mind-set rasa syukur terhadap apa yang sedang dihadapi dan dirasakan.

BACA JUGA: 

Kebahagiaan itu Jika Mendapatkan Persetujuan dari Khalayak

Mitos ini keliru, faktanya seringkali, hal ini malah membuat kita merasa sangat terpaksa yang otomatis, membuat kita tidak bahagia.

Ingat guys! Kita tidak bisa memuaskan banyak orang. Terlebih, kalau kita selalu melakukan tindakan atau perubahan karena orang lain. Lama-lama kita bisa kehilangan identitas. Jadi selama tidak merugikan orang lain banget, cuek saja dan lakukan saja apa yang ingin kita lakukan.

BACA JUGA: Kado Terlarang untuk Pasangan, Mitos atau Fakta?

Soulmate Kita Dijamin Akan Membuat Kita Selalu Bahagia

Memang ketika kita mendapatkan pasangan yang dianggap sebagai soulmate, hidup rasanya jauh lebih tenang dan bahagia. Faktanya, pasangan kita jugalah manusia biasa. Jadi ada kalanya, ia tidak bisa selalu memberikan kebahagiaan yang kita inginkan.

Ada kalanya dalam hubungan, kita merasakan kesedihan atau kepedihan. Atau bisa saja nantinya ia mengalami perubahan sifat yang sangat drastis nan mencengangkan.

So Buang jauh-jauh mitos ini, yang ada lama-lama kita akan kehilangan kepercayaan diri.

Kebahagiaan Adalah Takdir

Mitos keliru ini meyakini bahwa seseorang mendapatkan kebahagiaan sudah dari sananya. Alias ia memang, terlahir untuk selalu mendapatkan kebahagiaan.

Well, mitos ini tidaklah benar sama sekali. Karena bahkan orang yang dari kecil selalu beruntung dan bahagia pun, kerap mengalami aral dan rintangan. kebahagiaan adalah sesuatu yang kita cari dan diusahakan.

BACA JUGA: 

Bersikap Baik Membuat Kita Selalu Bahagia

Ingat, ini juga muitos yang keliru! Walau prinsip ini tidak salah, tapi terkadang, orang lain akan memanfaatkan kebaikan yang kita lakukan.

Nah, kalau hal itu terjadiapakah kita masih akan merasakan kebahagiaan? Tentunya tidak bukan?

BACA JUGA: Cara Pria Perangi Toxic Masculinity 

Toxic People Bikin Kita Tidak Bahagia

Kalau ingin bahagia, mulailah membuang jauh-jauh orang-orang negatif di sekitar kita. Tapi faktanya tidak selalu demikian juga guys!

Sebenarnya semuanya tergantung kita dalam menghadapinya. Kalau kamu baperan dalam menanggapi, maka ya kita akan selalu merasa payah bahkan hingga ke level miserable.

Namun, kalau kita menghadapi mereka dengan senyuman dan pikiran positif, dijamin kita akan selalu merasa bahagia dan positif-positif saja.

BACA JUGA: Pelit dan Murah Hati Bisa Pengaruhi Kebahagiaan Kehidupan Seks

Materi Memberikan Kebahagiaan

Jelas Mitos ini Keliru! Memang memiliki harta dan kekayaan bisa membuat kehidupan jauh lebih baik. Tapi, bukan lantas akan selalu bahagia.

Semakin kaya diri kita, maka semakin banyak pula beban hidup yang harus ditanggung. Dan yang namanya beban, tentunya nggak enak men. (Sbg/Rig)

Comments