Mertua
Ada beberapa jenis mertua yang bisa bisa jadi sumber konflik dalam rumah tangga serta bikin kamu selalu sesak napas(. Foto: Protothema)

Sabigaju.com – Hidup berumah tangga memang akan penuh dengan rasa. Konflik tak hanya berasal dari pasangan suami istri, tapi juga anak dan lingkungan sekitar, termasuk orangtua dan mertua.Foto: Protothema

Ada beberapa tipe mertua yang memang bisa jadi sumber konflik dalam rumah tangga kamu. Eits, tapi ini bukan berarti kamu tak bisa hormat pada mereka ya. Bagaimanapun, mereka adalah orang yang sudah membesarkan pasangan kamu dengan baik.

Seperti apa sih tipe mertua yang kadang bikin kamu sesak napas? Coba disimak, siapa tahu mertua kamu ada di lima tipe ini.

BACA JUGA:

 

1. Galak

Ini adalah yang paling umum ada. Ada beberapa mertua yang emang galak banget sama menantunya. Misal ketika ada tingkah kamu yang mereka enggak suka, mereka enggak akan segan menegur kamu, dengan sindiran atau bahkan dengan nada keras.

Tapi kamu mesti paham bahwa mungkin mereka terlalu sayang pada anaknya hingga tak mau ada yang menyakitinya. Apalagi jika pihak yang menyakitinya itu adalah kamu, suami yang harusnya melindungi sang anak.

Jadi, kalau kamu punya mertua dengan tipe ini, ada baiknya kamu mulai behave pada pasangan dan anak. Jika memang kegalakan mertua mulai mengganggu hubungan rumah tangga kalian, diskusikan dengan pasangan untuk membicarakan hal ini langsung pada orangtua ya.

2. Terlalu ikut campur

Ini sedikit berbahaya, Sob. Saking sayangnya pada anak dan cucu, orangtua pasanganmu bahkan terkadang akan sangat getol untuk mengurusi rumah tangga kalian.

Memang sih, tujuannya baik. Tapi hal ini justru bisa memicu konflik, loh! Bagaimanapun, anak punya otoritas sendiri ketika memutuskan untuk berumah tangga. Jika dengan pasangan saja kamu bisa beradu pandangan, bagaimana jika ada pandangan lain yang masuk? Tentu akan sulit bagi kalian untuk menjalaninya.

Tapi jika orangtua pasanganmu  punya saran yang baik untuk keluarga kalian, why not? Ingat, diskusi adalah jalan terbaik.

3. Terlalu cuek

Ini justru merupakan kebalikan di tipe kedua di atas. Terlalu cuek pun bahkan bisa berbahaya untuk kelangsungan rumah tangga anaknya. Mertua yang terlalu cuek mungkin karena mereka tidak begitu peka atau sengaja karena tak ingin mencampuri urusan anak.

Nah, jika sudah demikian, kamu bisa kok meminta bantuan jika perlu. Langsung saja hubungi mereka untuk membicarakan persoalannya. Setiap orangtua pasti akan membantu jika anaknya dalam kesulitan.

4. Parasut

Too harsh, tapi memang ada loh mertua seperti ini. Ada beberapa mertua yang selalu mencampuri urusan finansial kalian. Sedikit-sedikit meminta bantuan berupa uang.

Tapi kamu juga mesti paham jika memang mereka benar-benar membutuhkan itu. Toh, mereka lah yang merawat istri kamu dan melahirkannya. Jadi, apa salahnya memberikan sedikit rezekimu pada mereka?

Namun jika sudah sedikit mengganggu, kamu bisa mengkomunikasikannya langsung, tentu harus dengan cara baik. Bicarakan bahwa kondisi keuangan kalian tak selalu baik dan masih ada prioritas seperti pendidikan anak.

5. Pencemburu

Tak hanya orangtua suami, tapi seringkali orangtua istri merasakan cemburu. Misal dari pihak sang ayah.

Wajar sih, apalagi jika sang ayah terlalu dekat dengan istrimu dulunya. Akan ada rasa cemburu ketika sang anak memiliki lelaki lain yang ia cintai.

Mudah-mudahan orangtua pasanganmu adalah tipe yang pengertian dan baik. Ingat, bagaimanpun kondisi orangtua, kamu harus menaruh hormat padanya. Jika memang dirasa ada yang mengganggu, komunikasikan dengan baik ya. (Sbg/Dinda)

Comments