Sabigaju.com – R.A Kartini merupakan sosok wanita tangguh yang mampu menginspirasi dan menjadi panutan bagi banyak wanita di masa kini. Tentu karena Kartini berjuang agar para wanita di Indonesia mendapatkan keleluasaan untuk berkreasi.

Perjuangan Kartini pun tak sia-sia. Kini, wanita Indonesia telah mendapatkan kesetaraan di berbagai bidang. Sosok Kartini pun hadir di jaman sekarang. Perjuangan Kartini saat ini dilanjutkan oleh wanita-wanita hebat yang menginspirasi banyak orang.

Siapa saja para wanita tersebut? Berikut ini Sabigaju rangkum lima sosok wanita yang mendunia asal Indonesia:

BACA JUGA: Rayakan Hari Kartini, Yuk Pakai Emoji Kartini Keren dari Twitter

Dian Pelangi

Salah satu sosok wanita menginspirasi seperti Kartini adalah Dian Pelangi. Dian Pelangi merupakan salah satu desainer ternama di Indonesia. Bahkan, karya-karya Dian Pelangi sudah mendunia seperti pada tahun 2017 lalu sukses di ajang Paris Fashion Week for Peace 2018. Selain itu, wanita bernama lengkap Dian Wahyu Utami juga pernah dinobatkan sebagai salah satu di antara 30 anak muda Asia paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes.

Sri Mulyani

View this post on Instagram

Hari ini saya memberikan kuliah umum dalam rangka Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro di Semarang, Jawa Tengah. Pada tahun 2045, Indonesia akan merayakan kemerdekaannya yang ke 100. Pada saat itu Indonesia akan memiliki 309 juta jiwa dan apabila Indonesia mampu menjaga tren pertumbuhan ekonomi, maka Indonesia akan menjadi negara dengan PDB terbesar ke-5 di dunia. Kita menjadi negara yang akan mempengaruhi dunia lain, maka perlu membangun fondasi ekonomi tidak hanya untuk Indonesia tapi juga untuk dunia. Itu merupakan tanggung jawab kita. Saat ini terdapat 143 juta orang di Indonesia yang sudah terhubung dengan internet. Kalangan ini yang telah memanfaatkan berbagai macam ecommerce seperti Gojek, Tokopedia, ataupun ruang guru. Indonesia memiliki potensi untuk menggunakan teknologi yang baru muncul sebagai platform untuk mengembangkan kreativitas dan kegiatan ekonomi. Namun Indonesia perlu bekerja lebih banyak lagi. Dengan bermodalkan pondasi yang baik berupa manusia Indonesia yang akan mencapai 250-300 juta, serta teknologi yang ada; kita membutuhkan empat hal untuk menuju Indonesia 2045. Pertama yaitu manusianya melalui pendidikan, kesehatan, karakter, value, integritas dan agama. Kedua kualitas dari infrastruktur. Ketiga, kualitas kelembagaan dan keempat, kebijakan pemerintah. Untuk membangun Indonesia menuju 2045, yang tidak bisa digantikan oleh teknologi adalah pemikiran kritis dan rasa empati. Saya berpesan berpesan kepada para mahasiswa untuk belajar dengan detil agar tidak mudah terbawa arus informasi. Pelajari ilmu ekonomi sampai ke detail yang kecil. Tanpa memperhatikan hal yang detil sulit untuk mencapai kesempurnaan. Kepada para civitas akademika Undip saya menyampaikan agar mampu menjadi lembaga yang kredibel dan berkualitas sehingga menjadi pemberi solusi dan pembangun pondasi untuk menyiapkan manusia Indonesia yang tangguh dan cerdas. Semarang, 9 April 2018

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on

Sri Mulyani termasuk wanita hebat yang memiliki segudang prestasi dan penghargaan. Wanita kelahiran Lampung 26 Agustus 1962 ini dinobatkan sebagai menteri terbaik di dunia di ajang World Goverment Summit di Dubai. Selain itu, ia juga mendapatkan penghargaan sebagai Menteri Keuangan terbaik  di Asia Pasifik pada 2018 versi majalah keuangan FinanceAsia. Tak hanya itu, Sri Mulyani juga pernah dinobatkan sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes dan wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia oleh majalah Globe Asia.

Susi Pudjiastuti

View this post on Instagram

29thn anne avanti show

A post shared by Susi Pudjiastuti (@susipudjiastuti115) on

Siapa yang tidak kenal Susi Pudjiastuti. Menteri nyentrik dibidang kelautan dan perikanan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi periode 2014-2019. Susi Pudjiastuti layaknya patut dijadikan sebagai sosok kartini masa kini. Wanita yang hanya lulusan SMP ini memberikan warna baru di pemerintahan dengan gayanya yang tegas dan dinilai memberikan perubahan.

BACA JUGA: Selain Kartini, Inilah Lima Pejuang Wanita yang Terlupakan

Susi Pudjiastuti sendiri memulai karirnya menjadi pengepul ikan hingga pada tahun 1996 ini mendirikan pabrik pengelolaan ikan dengan nama PT ASI Pudjiastuti Marine product. Produk unggulannya adalah lobster yang merk Susi Brand. Selain itu, wanita kelahiran 15 Januari 1965 ini mendirikan maskapai  penerbangan Susi Air atau PT ASI Pudjiastuti Aviation.

Tri Rismaharini

Semua orang juga tahu sosok pemberani Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya ke-23. Sosok kartini jaman now ini menyabet berbagai penghargaan. Pada masa kepemimpinannya Surabaya meraih empat kali piala adipura kencana secara berturut-turut pada tahun 2011 hingga 2014. Risma juga membawa Surabaya menjadi kota terbaik partisipasinya se-Asia Pasifik pada tahun 2012 versi Citynet dalam mengelola lingkungan. Selain itu, Surabaya mendapatkan pernghargaan tingkat Asia-Pasifik yaitu Future Goverment Awards 2013 di dua bidang yaitu data center dan inklusi digital menyisihkan 800 kota di seluruh Asia Pasifik. Dan masih banyak penghargaan yang diterima kota Surabaya selama kepemimpinannya.

Risma sendiri dinobatkan wali kota terbaik ketiga di dunia versi World City Mayors Foundation  atas keberhasilannya mengubah Surabaya menjadi kota lebih hijau dan rapi. Nama Tri Rismaharini juga masuk dalam jajaran 50 tokoh berpengaruh versi  majalah Fortune. Presiden Jokowi pun turut memberikan apresiasi untuk Risma dengan memberika  tanda kehormatan Bintang Jasa Utama. Pada 2015, Risma memperolah penghargaan anti korupsi dari Bung Hatta Anti Corruption Award.

Butet Manurung

View this post on Instagram

Ini gimana seh, undangan tp sekalian penolakan..Aku juga bingung mau bilang apa ya disini, kalau mau datang, mending datang aja deh…seharian aja..masuk atau gak, gimana ntar.. @Regrann from @diasporari – Saur Marlina Manurung atau yang akrab disapa sebagai Butet Manurung dikenal atas komitmen dan dedikasinya sebagai perintis dan pelaku pendidikan alternatif bagi masyarakat pedalaman di Indonesia. Bersama teman seperjuangannya Ia mendirikan Sokola Institute, sebuah organisasi nirlaba yang menyelenggarakan program-program pendidikan literasi dan advokasi kepada komunitas adat di Indonesia. Banyak penghargaan yang pernah diraihnya antara lain adalah Unesco's Man and Biosphere Award 2001, Time Magazine's Hero di Asia 2004, Ashoka Fellow 2006, Young Global Leader 2009, Ernst and Young Indonesia Social Entrepreneur of the Year 2013. . Ikuti 4th Congress of Indonesian Diaspora (#CID4) untuk bisa bertemu dan menggali ilmu dari Butet Manurung. . Daftarkan dirimu di www.cid4.info sebelum kuota habis. Acara ini gratis dan dibuka untuk publik. . Untuk informasi lebih lanjut, ikuti lini massa kami di: www.instagram.com/diasporari www.twitter.com/diasporari www.facebook.com/diaspora.ri.1 www.cid4.info www.diasporaindonesia.org . Update 13 Juni 2017 : Kuota #CID4 sudah PENUH. See you on #CID4 . #CID4 #DiasporaRI #SalamDiaspora #SayaDiaspora #DiasporaIndonesia – #regrann

A post shared by Saur Marlina Manurung (@butet_manurung) on

Mungkin nama Butet Manurung terdengar asing di telinga sobat sabi. Namun, wanita asal suku Batak ini mendapatkan penghargaan sebagai wanita paling berpengaruh ke-11 di Indonesia versi majalah Globe Asia pada 2007. Wanita bernama lengkap Saur Marlina Manurung ini mendapatkan penghargaan tersebut atas kepedulian dan kontribusinya dalam bidang pendidikan di Indonesia. Butet Manurung juga kini disibukkan dengan mengelola sekolah rimba yang pertama kali didirikan di Taman Nasional Bukit Dua Belas, Jambi. (sbg/Aqiyu)

Comments