Sabigaju.com – Tinggal di negara Asia Tenggara ternyata memberi kita banyak anugerah; jalan-jalan murah dan meriah. Tanpa pergi ke Eropa, kamu bisa merasakan pengalaman liburan yang tidak biasa namun dengan harga terjangkau. Dari semua destinasi Asia Tenggara yang pernah kamu dengar atau kunjungi, berikut yang wajib dicoba juga.

1. Chin State, Myanmar

Sebuah area pegunungan yang terletak di barat Burma ini termasuk lokasi yang populasinya sangat sedikit. Keadaan alamnya masih sangat natural menjadikan area ini salah satu daerah yang menawarkan pemandangan air yang panjang. Lokasinya yang merupakan pegunungan akan membuat kamu takjub dengan pemandangan yang hijau dan segar.

2. Wat Phu, Laos

Merupakan kekayaan alam tersembunyi di tebing dekat Sungai Mekong, Wat Phu adalah situs mata air tertua di Asia Tenggara. Dijadikan sebagai situs resmi Warisan Dunia oleh UNESCO, Wat Phu adalah situs arkeologi tertua di Laos. Terdapat reruntuhan kuil yang dibangun pada abad ke-5 dan kompleks bangunan lain yang dibangun pada abad ke-11 hingga ke-13. Wat Phu juga memiliki festival budaya tahunan yang digelar setiap bulan Februari.

3. Melaka dan Georgetown, Malaysia

Jauh dari sibuknya ibukota Kuala Lumpur, Melaka dan Georgetown menebar luas sejarah dan keunikan budaya Melayu. Dari mulai jajanan jalanan yang sedap dan sangat khas, hingga bangunan yang jadi spot foto cantik. Keramahan masyarakat dan berbagai sudut kota menawarkan banyak cerita dan kesan tersendiri. Dua kota ini dinobatkan oleh UNESCO sebagai kota bersejarah di Selat Malaka; perbatasan Malaysia dan Indonesia.

4. Doi Mae Salong, Thailand

Terletak di utara negara Thailand, kota yang juga dikenal Mae Salong ini jarang disebut sebagai destinasi popular. Meski demikian, sejarah dan alam di kawasan perbukitan ini tidak dipungkiri keindahannya. Di kawasan Mae Salong, pengunjung dapat melihat museum, kehidupan petani lokal, resort mewah, hingga makam General Tuan sang penemu Mae Salong. Yang bisa dibawa pulang dari Mae Salong adalah teh Oolong lokal yang diproduksi para petani lokal.

5. Phong Nha-Ke Bang National Park, Vietnam

Merupakan salah satu kompleks gua terbesar di dunia, Phong Nha-Ke Bang juga dinobatkan oleh UNESCO sebagai situs Warisan Dunia. Sebagai rumah dari pegunungan karas tertua di Asia, Taman Nasional ini juga memiliki sungai di dalam guanya. Para wisatawan biasanya mendaki atau berjalan ke ujung pegunungan untuk dapat menikmati pemandangan indah yang sesungguhnya. Di kawasan ini pula, ditawarkan penampilan tarian tradisional dan makanan lokal untuk para turis.

6. Ulu Temburong National Park, Brunei Darussalam

Sebagai taman nasional pertama di Brunei Ulu Temburong adalah taman yang dilindungi negara sejak 1991. Terletak di antara kawasan hutan lindung Batu Apoi, Ulu Temburong termasuk situs yang jarang diketahui orang. Meski bisa dibilang sepi, Ulu Temburong juga sudah menjadi tuan rumah beberapa resort mewah bagi para pengunjung. Pemandangan alam yang ditawarkan taman nasional ini diantaranya adalah sungai yang jernih dan gunung yang sangat asri. Para wisatawan juga bisa berjalan melewati rimbunnya hutan cantik di atas sebuah jembatan panjang dan menantang.

7. Batanes, Filipina

Batanes adalah kawasan kepulauan yang terdiri dari 10 pulai kecil di sebelah oaling utara Filipina. Termasuk sebagai wilayah yang paling remot atau terpencil di negara tersebut, Batanes juga kerap disebut sebagai ‘ujung dunia’. Para turis dapat menikmati alam tak tersentuh yang ditampilkan di kepulauan ini. Dari mulai pantai, hingga kehidupan lokal yang masih begitu alami tanpa tersentuh kecanggihan teknologi modern. Untuk sampai ke Batanes, wisatawan bisa menggunakan jasa pariwisata lokal dengan harga dan fasilitas bervariasi.

8. Pegunungan Kendeng, Indonesia

Terletak di daerah Rangkasbitung, Banten, Gunung Kendeng adalah rumah dari Suku Badui. Suku ini sudah terkenal dengan kebiasaan dan kepercayaannya melestarikan alam tanpa sentuhan teknologi sama sekali. Para warga Badui berkomitmen untuk menjaga keselarasan bumi dan alam dan menyeimbangkan hidup mereka sesederhana mungkin.

Seiring dengan adat istiadat dan cara hidup mereka, tak heran Pegunungan Kendeng masih sangat tradisional dan alamiah tanpa sentuhan modern sama sekali. Pengunjung harus menyatu dengan alam dan bersedia mengikuti peraturan lokal yang diterapkan oleh suku setempat, termasuk tidak ada listrik dan kendaraan.

9. Koh Tonsay, Kamboja

Koh Tonsay adalah tujuan bagi kamu yang mencari tempat untuk rileks dan terpencil. Dengan berkunjung ke Koh Tonsay, bersiaplah berpisah dengan gawai, sinyal dan listrik berlebih supaya bisa total menikmati alam. Kecantikan alam di Koh Tonsay seperti pantai dan pemandangan langit biru adalah hal sehar-hari yang dapat dinikmati. Kehidupan masyarakat lokal juga akan jadi pengalama baru tersendiri bagi mereka yang benar-benar mau istirahat dari kepenatan sehari-hari.

10. Taman Kota Pearl’s Hill, Singapura

Membentuk bentuk sabuk seluas 9 hektar, Pearl’s Hill mengharuskan pengunjung menaiki beberapa anak tangga untuk sampai di puncaknya. Tidak seperti kesibukan kota Singapura dan hiruk pikuknya, taman kota ini ternyata  terletak di belakang Chinatown.

Terdapat juga waduk di atas bukit sepi Pearl’s Hill. Bangunan serupa benteng ini didirikan pada tahun 1898 untuk menjadi pusat sumber air masyarakat di Chinatown. Sepanjang pendakianmu, nikmati sejuk dan rindangnya pepohonan dan hirup segarnya udara dari kembang kamboja. Saat menuruni bukit, saksikan Jalan Eu Tong Sen yang menampilkan relik dari masa kolonial penuh sejarah.

Jadi, kira-kira yang mana yang mau kamu kunjungi untuk liburan irit tapi cantik berikutnya di Asia Tenggara? (Sbg/Nvl)

Comments
Tampilkan Lebih Banyak Artikel Terkait
Tampilkan Lebih Banyak Ladrina Sabigaju
Tampilkan Lebih Banyak Dalam Lifestyle
Komentar ditutup

Lihat juga

Penelitian Terbaru, Meniup Hidung Bantu Wanita Capai Orgasme

Sabigaju.com – Untuk mencapai puncak kenikmatan, penetrasi bukanlah segalanya. Ada f…